Brilio.net - Pohon delima yang tumbuh rimbun belum tentu rajin menghasilkan bunga dan buah. Kondisi seperti ini bisa membuat tanaman terlihat sehat dari luar, tetapi belum tentu mendapatkan pola perawatan yang mendukung pembungaan.

Ada beberapa hal yang bisa diperiksa, mulai dari cahaya, penyiraman, pupuk, kondisi akar, sampai cara memangkas cabang. Dirangkum dari Liputan6.com, berikut sejumlah langkah yang bisa dicoba agar pohon delima lebih siap berbunga dan berbuah.

1. Pastikan Delima Mendapat Cukup Sinar Matahari

Delima membutuhkan cahaya yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan pembungaan. Jika ditanam dalam pot, letakkan di area yang mendapat sinar matahari langsung selama beberapa jam setiap hari.

Perhatikan juga pohon lain, tembok, atau bangunan yang membuat tanaman terlalu banyak berada di tempat teduh. Naungan yang berlebihan bisa mengurangi cahaya yang diterima bagian daun.

2. Gunakan Pot dan Media Tanam yang Sesuai

Untuk delima dalam pot, ruang akar perlu disesuaikan dengan ukuran tanaman. Pot yang terlalu kecil dapat membatasi pertumbuhan akar, sedangkan pot yang terlalu besar membuat pengaturan air lebih sulit.

Pastikan pot memiliki lubang drainase dan media tanam tidak mudah memadat. Akar membutuhkan air sekaligus ruang udara agar dapat tumbuh dengan baik.

Jika akar sudah memenuhi pot, pertimbangkan penggantian wadah secara bertahap. Hindari langsung memindahkan tanaman ke pot yang ukurannya jauh lebih besar.

3. Jangan Berlebihan Memberikan Pupuk Nitrogen

Nitrogen memang dibutuhkan untuk pertumbuhan daun dan batang. Namun, pemberian terlalu banyak dapat membuat tanaman lebih sibuk menghasilkan daun dan tunas daripada bunga.

Jika delima terlihat sangat rimbun tetapi jarang berbunga, periksa kembali jenis dan jumlah pupuk yang diberikan. Pupuk yang diperuntukkan mendukung pembungaan tetap digunakan sesuai kebutuhan dan dosis pada kemasan.

Unsur seperti fosfor dan kalium berperan dalam proses reproduktif tanaman, tetapi bukan berarti dosis yang lebih tinggi otomatis membuat delima cepat berbunga.

4. Atur Penyiraman, Jangan Sampai Media Terus Basah

Delima membutuhkan air, tetapi media tanam yang terus-menerus basah bukan kondisi yang ideal. Air berlebih dapat mengurangi ruang udara di sekitar akar dan meningkatkan risiko gangguan pada sistem perakaran.

Sirami tanaman dengan mempertimbangkan kondisi media dan cuaca. Untuk tanaman dalam pot, pastikan kelebihan air bisa keluar melalui lubang drainase.

Jika ingin mengurangi penyiraman untuk mengendalikan pertumbuhan vegetatif, lakukan secara bertahap. Jangan sampai tanaman mengalami kekeringan berat.

5. Pangkas Cabang dan Tunas Secara Selektif

Pemangkasan dapat membantu membuka tajuk agar cahaya masuk lebih merata. Prioritaskan cabang yang mati, rusak, tumbuh tidak beraturan, atau terlalu rapat.

Tunas yang tumbuh sangat tegak dan tidak diperlukan untuk membentuk struktur tanaman juga bisa dikendalikan. Namun, jangan memangkas semua tunas baru karena sebagian dapat berguna untuk membentuk cabang produktif.

Hindari pemangkasan ekstrem dalam satu waktu. Terlalu banyak bagian tanaman yang dipotong justru dapat memicu pertumbuhan tunas baru.

6. Jangan Terlalu Sering Memindahkan Pohon

Setelah menemukan lokasi dengan cahaya dan kondisi lingkungan yang sesuai, biarkan pohon delima tumbuh di tempat tersebut.

Terlalu sering memindahkan tanaman dapat mengubah kondisi cahaya, suhu, dan kelembapan yang diterimanya. Perubahan posisi sebaiknya dilakukan jika memang diperlukan, misalnya untuk memperbaiki paparan cahaya.

7. Pastikan Tanaman Sudah Cukup Umur untuk Berbuah

Pohon delima yang belum berbunga tidak selalu berarti salah dalam perawatan. Umur dan cara tanaman diperbanyak juga dapat memengaruhi kapan bunga dan buah mulai muncul.

Tanaman yang berasal dari biji dapat memiliki waktu berbuah yang berbeda dengan tanaman hasil perbanyakan vegetatif. Karena itu, hindari memberikan perlakuan ekstrem hanya karena tanaman yang masih muda belum berbunga.

8. Rutin Cek Hama dan Penyakit

Periksa daun, pucuk, batang, dan media tanam secara berkala. Hama atau penyakit dapat mengganggu bagian tanaman yang mendukung pertumbuhan dan pembentukan bunga.

Jika menemukan gejala yang tidak biasa, cari tahu penyebabnya terlebih dahulu sebelum memberikan pestisida atau perlakuan tertentu. Tidak semua kerusakan daun disebabkan oleh hama.

9. Bantu Penyerbukan Jika Bunga Sudah Muncul

Jika delima sudah rajin berbunga tetapi buah yang terbentuk masih sedikit, perhatikan proses penyerbukannya. Aktivitas serangga penyerbuk di sekitar tanaman bisa menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.

Ketika aktivitas penyerbuk rendah, penyerbukan manual dapat dicoba dengan kuas kecil yang bersih. Pindahkan serbuk sari secara perlahan agar bagian bunga tidak rusak.

Kapan perlu mengevaluasi perawatan delima?

Gunakan kondisi tanaman sebagai petunjuk awal:

Kondisi pohon delimaHal yang perlu diperiksa
Daun sangat rimbun, bunga sedikitPupuk nitrogen dan paparan cahaya
Media selalu basahPenyiraman dan drainase
Akar memenuhi potUkuran pot dan kondisi media
Banyak tunas tegakPemangkasan selektif
Tanaman masih mudaUmur dan asal perbanyakan
Bunga banyak, buah sedikitPenyerbukan dan kondisi bunga

 

FAQ

1. Kenapa pohon delima banyak daun tetapi jarang berbunga?

satu hal yang perlu diperiksa adalah paparan cahaya dan penggunaan pupuk, terutama jika nitrogen diberikan berlebihan. Kondisi tanaman, umur, serta lingkungan tumbuh juga perlu diperhatikan.

2. Apakah pohon delima dalam pot bisa rajin berbuah?

Bisa, selama kebutuhan dasar tanaman terpenuhi, termasuk cahaya yang cukup, media dengan drainase baik, penyiraman yang sesuai, dan ruang akar yang memadai.

3. Bagaimana jika bunga delima sudah muncul tetapi buah sedikit?

Perhatikan proses penyerbukan dan aktivitas serangga di sekitar tanaman. Penyerbukan manual menggunakan kuas kecil yang bersih dapat dicoba jika aktivitas penyerbuk rendah.