Brilio.net - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia menjadi perhatian negara tetangga. Di Malaysia, sejumlah mahasiswa bersama Himpunan Advocacy Rakyat Malaysia (HARAM) menggelar aksi di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur belum lama ini.
Aksi tersebut menyoroti persoalan asap lintas batas yang dinilai berdampak terhadap kualitas udara di Malaysia. Dalam sejumlah video yang diunggah akun Instagram HARAM Malaysia, perwakilan mahasiswa menyampaikan tuntutan agar persoalan karhutla dan dampaknya terhadap negara tetangga mendapat penanganan yang lebih serius.
Mahasiswa Malaysia minta persoalan kabut asap ditangani
Mahasiswa Malaysia beri pesan ke Prabowo
© 2026 /Instagram @harammalaysia
Dalam salah satu video, seorang mahasiswa laki-laki menyampaikan seruan kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia menyoroti keresahan masyarakat Indonesia serta menyatakan adanya solidaritas dari kalangan pemuda dan mahasiswa Malaysia.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks aksi solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak persoalan lingkungan dan kabut asap.
Mahasiswa tersebut juga menyinggung isu tata kelola pemerintahan, pemberantasan korupsi, serta pemenuhan hak-hak dasar masyarakat. Namun, inti aksi yang terlihat dalam rangkaian unggahan HARAM berkaitan dengan persoalan lingkungan dan dampak kabut asap yang melintasi batas negara.
Dalam video yang diunggah HARAM Malaysia, mahasiswa tersebut juga menyampaikan harapan agar persoalan tersebut menjadi perhatian pemerintah dan tidak terus berulang.
"Kepada Prabowo Subianto! Ini adalah peringatan untuk Anda!
Pemuda dan mahasiswa di Malaysia telah bangkit dalam solidaritas bersama rakyat Indonesia untuk menunjukkan dukungan kami atas keresahan di Indonesia. Dan segera, kita akan menyaksikan gerakan yang sama menuju seluruh negara ASEAN! Thailand, Singapura, dan lainnya.
Dan ini adalah hal yang memalukan bagi Anda! Pemerintahan Anda, bagaimana Anda melindungi korupsi, dan bagaimana Anda menghukum elemen masyarakat sipil karena bersuara melawan korupsi dan menuntut hak-hak dasar!
Ingat! Ini adalah warisan yang Anda tunjukkan kepada generasi mendatang, anak-anak, dan kaum muda! Sentuh hati Anda dan tanyakan pada diri sendiri! Apakah ini jenis warisan yang ingin Anda tunjukkan kepada rakyat, kepada komunitas internasional!” seru mahasiswa tersebut, dilansir dari Instagram @harammalaysia, Senin (7/9/2026).
Tuntutan transparansi perusahaan ikut disuarakan
Mahasiswa Malaysia beri pesan ke Prabowo
© 2026 /Instagram @harammalaysia
Selain persoalan penanganan karhutla, mahasiswa perempuan dalam video lain (masih dalam momen yang sama) menyoroti aspek transparansi perusahaan yang berkaitan dengan persoalan kabut asap.
Ia menekankan bahwa hak masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pendidikan, tetapi juga keselamatan dan hak untuk hidup dalam lingkungan yang bersih serta aman.
Mahasiswa tersebut meminta informasi yang lebih terbuka mengenai perusahaan yang diduga berkaitan dengan sumber kabut asap, khususnya apabila terdapat perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan Malaysia.
Menurutnya, tuntutan tersebut bukan dimaksudkan untuk menyalahkan negara tertentu, melainkan untuk mendapatkan informasi yang transparan sehingga pihak yang berkepentingan dapat mengambil langkah sesuai kewenangan.
Pernyataan itu menjadi salah satu poin yang disampaikan dalam aksi mahasiswa Malaysia di depan KBRI Kuala Lumpur.
"Hak asasi kita tidak hanya mencakup pendidikan, tetapi juga keselamatan serta hak untuk hidup dalam kondisi yang bersih dan aman.
Di Indonesia saat ini, perusahaan-perusahaan raksasa besar ini telah memaksimalkan keuntungan dan mengabaikan serta mengorbankan kesehatan tidak hanya rakyat mereka, tetapi juga rakyat di Malaysia dan kini di Papua juga.
Mungkin terdapat kelonggaran maupun tantangan dalam penegakan hukum di Indonesia. Oleh karena itu, jika pemerintah Indonesia menyebutkan terdapat perusahaan-perusahaan di Indonesia milik Malaysia yang menyebabkan kabut asap tersebut, maka kami di sini tidak ingin menyalahkan negara mana pun, melainkan hanya menuntut satu hal, yaitu transparansi.
Perusahaan-perusahaan mana saja di Malaysia yang terlibat dalam kabut asap tersebut agar dibuka namanya, sehingga kami dapat mengajukan tuntutan yang semestinya kepada pihak yang berwenang,” tutur mahasiswi tersebut dalam bahasa Melayu.
Kabut asap Indonesia berdampak lintas batas
Dampak karhutla di Indonesia dapat meluas ke negara tetangga ketika asap terbawa pola angin. Selain Malaysia, asap dari kebakaran di wilayah Kalimantan pada awal September 2026 juga dilaporkan mencapai sejumlah wilayah di Filipina, termasuk Metro Manila.
Pakar atmosfer Filipina, Dr. Gerry Bagtasa, menjelaskan bahwa pergerakan angin dari wilayah Indonesia dapat membawa partikel asap melintasi Laut Jawa dan Laut China Selatan menuju Filipina. Kondisi angin muson barat daya atau Habagat serta sejumlah faktor cuaca turut memengaruhi pergerakan asap.
“From the southern hemisphere, dumadaan iyong hangin dito (Java Sea and South China Sea). And then siya iyong papunta dito sa many parts ng Pilipinas. So. we can see from the satellite image, iyong forest fire siya na nanggagaling from Kalimantan, umabot siya sa Pilipinas (Dari belahan bumi selatan, anginnya melewati sini (Laut Jawa dan Laut Natuna Utara/Tiongkok Selatan). Dan kemudian angin itu bergerak menuju ke sini, ke banyak wilayah di Filipina. Jadi, bisa kita lihat dari citra satelit, kebakaran hutan yang berasal dari Kalimantan ini dampaknya sampai ke Filipina),” jelas Gerry Bagtasa dikutip dari abs-cbn.com
Karena itu, persoalan kabut asap tidak hanya berkaitan dengan wilayah sumber kebakaran, tetapi juga dapat menjadi isu lintas batas ketika partikel asap terbawa ke negara lain.
FAQ
Mengapa mahasiswa Malaysia menggelar aksi di depan KBRI Kuala Lumpur?
Aksi dilakukan untuk menyuarakan perhatian terhadap kabut asap lintas batas yang dikaitkan dengan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia serta dampaknya terhadap kualitas udara di Malaysia.
Apa yang dituntut mahasiswa Malaysia terkait perusahaan?
Salah satu tuntutannya adalah transparansi mengenai perusahaan yang diduga memiliki keterkaitan dengan persoalan kabut asap, sehingga informasi tersebut dapat ditindaklanjuti melalui pihak yang berwenang.
Apakah asap karhutla Indonesia bisa sampai Filipina?
Bisa. Berdasarkan penjelasan pakar atmosfer, kondisi angin tertentu dapat membawa asap dari Kalimantan melewati wilayah laut menuju Filipina.
Recommended By Editor
- 7 Cerita Sherina terjun bantu padamkan karhutla Kalteng, asap terasa sampai masuk pesawat
- Apa itu ubi bombing yang disebut Presiden Prabowo? Inovasi tepung singkong untuk bantu padamkan api
- Prabowo dorong tepung ubi jadi bahan pemadam karhutla, minta diuji dan diproduksi skala besar
- Aksi anggota Sabhara padamkan karhutla Sumatera Selatan, rela terobos parit ambil air
- Taman Nasional Way Kambas kebakaran, 673,4 hektare area terbakar dan api masih dalam upaya dipadamkan
- 10 Potret perjuangan petugas padamkan karhutla Kalimantan & Sumatera, hadapi asap hingga terbatas air



