Brilio.net - Punya halaman rumah yang terbatas bukan berarti harus mengurungkan niat menanam beluntas. Tanaman yang satu ini bisa dibudidayakan dalam pot menggunakan stek batang, sehingga cocok ditempatkan di teras, sudut halaman, atau area rumah yang tidak memiliki lahan tanah luas.

Cara menanam beluntas dari stek juga cukup praktis karena tidak perlu memulai dari biji. Yang penting, batang yang dipilih sehat, media tanam memiliki drainase baik, dan penyiraman tidak dilakukan berlebihan.

Berikut langkah yang bisa dicoba untuk menanam beluntas di rumah dengan ruang terbatas, dilansir dari Liputan6, Jumat (4/9/2026).

1. Mulai dari batang beluntas yang sehat

Stek menjadi salah satu cara memperbanyak tanaman beluntas. Untuk memulainya, pilih batang dari tanaman yang sudah tumbuh dengan kondisi sehat.

Hindari batang yang terlalu muda, rusak, atau menunjukkan tanda penyakit. Potong batang sekitar 10–15 sentimeter dan pastikan terdapat beberapa titik tempat tumbuh daun.

Gunakan gunting atau pisau yang bersih supaya bagian potongan tidak mudah terkontaminasi kotoran.

Jika belum bisa langsung ditanam, letakkan potongan batang di tempat teduh. Sebaiknya jangan merendam seluruh batang dalam air.

2. Pilih pot yang tidak makan banyak tempat

Karena ditujukan untuk halaman kecil, penggunaan pot menjadi pilihan praktis. Pot berdiameter sekitar 20–30 sentimeter dapat digunakan sebagai tempat awal untuk satu tanaman.

Sebelum memasukkan media, cek bagian bawah pot. Pastikan terdapat lubang drainase agar kelebihan air bisa keluar.

Pot tanpa lubang pembuangan berisiko membuat media terlalu basah. Kondisi seperti ini kurang baik bagi bagian akar yang sedang berkembang.

Pot bisa ditempatkan di teras, sudut halaman, atau area rumah lain yang mendapatkan cahaya cukup.

Untuk stek yang baru ditanam, pilih lokasi yang terlindung dari terik matahari langsung terlebih dahulu.

3. Gunakan media yang gembur dan tidak gampang tergenang

Media tanam menjadi bagian penting dalam proses stek. Salah satu campuran yang dapat digunakan adalah tanah, sekam, dan pupuk kandang dengan perbandingan 3:1:1.

Jika ingin lebih sederhana, tanah dapat dicampur dengan kompos atau bahan organik yang tersedia.

Masukkan media ke dalam pot, tetapi jangan sampai penuh hingga ke bibir wadah. Sisakan sedikit ruang supaya air tidak langsung meluber ketika tanaman disiram.

Sebelum stek dimasukkan, basahi media secukupnya. Kondisinya cukup lembap dan tidak sampai terdapat genangan.

4. Tancapkan stek ke dalam media

Setelah pot dan media siap, buat lubang kecil di bagian tengah tanah. Masukkan ujung bawah batang beluntas ke dalam lubang tersebut.

Jangan mengubur seluruh batang. Sisakan beberapa bagian batang di atas permukaan media agar titik pertumbuhan tetap berada di luar tanah.

Setelah posisi stek tepat, rapatkan tanah di sekeliling batang secara perlahan supaya tidak mudah goyah.

Kemudian siram dengan air secukupnya. Hindari menyiram dengan tekanan terlalu kuat karena bisa membuat batang bergeser.

5. Jangan buru-buru menjemur stek di bawah matahari

Stek yang baru ditanam membutuhkan kondisi yang lebih terlindung selama masa awal pertumbuhan.

Letakkan pot di area yang tidak terkena sinar matahari langsung. Tujuannya untuk membantu mengurangi penguapan ketika batang belum memiliki sistem akar yang berkembang.

Setelah mulai muncul tunas baru, tanaman dapat diperkenalkan secara bertahap pada paparan cahaya yang lebih banyak.

Beluntas sendiri dapat tumbuh pada kondisi dengan paparan matahari dan dikenal mampu bertahan dalam kondisi relatif kering. Namun, kebutuhan stek yang baru ditanam tetap perlu diperhatikan.

6. Siram berdasarkan kondisi tanah, bukan jadwal kaku

Salah satu kesalahan yang bisa terjadi ketika menanam stek adalah terlalu sering memberikan air.

Padahal, tanah yang terus-menerus basah bukan berarti tanaman akan tumbuh lebih cepat. Justru media yang tidak memiliki kesempatan untuk mengering dapat mengganggu perkembangan akar.

Sebelum menyiram, cek bagian atas media.

  • Jika masih basah, tunda penyiraman.
  • Jika mulai mengering, berikan air secukupnya.
  • Saat hujan, frekuensi penyiraman dapat dikurangi.
  • Saat cuaca panas dan media cepat kering, kondisi tanah perlu lebih sering diperiksa.

Dengan cara ini, jumlah air bisa disesuaikan dengan kondisi sebenarnya.

7. Beri nutrisi setelah tanaman mulai tumbuh

Ketika tanaman sudah menunjukkan pertumbuhan, kebutuhan nutrisinya juga perlu diperhatikan.

Kompos atau pupuk kandang dapat ditambahkan secukupnya pada permukaan media. Hindari menumpuk pupuk tepat di sekitar batang.

Pemberian pupuk tidak perlu dilakukan setiap kali menyiram. Salah satu panduan budidaya beluntas menyebut pemberian pupuk dapat dilakukan sekitar 30 hari sekali.

Jika menggunakan pupuk kemasan, ikuti dosis yang tercantum pada label agar jumlahnya sesuai.

8. Pangkas agar beluntas tetap cocok untuk halaman kecil

Beluntas dapat tumbuh hingga sekitar dua meter jika dibiarkan. Bagi pemilik halaman sempit, pertumbuhan seperti ini tentu perlu dikontrol.

Pemangkasan dapat dilakukan ketika tanaman mulai terlalu tinggi atau cabangnya memenuhi area sekitar pot.

Gunakan alat potong yang bersih dan jangan memangkas seluruh cabang sekaligus. Sisakan beberapa bagian yang memiliki titik tumbuh agar tanaman masih dapat melanjutkan pertumbuhan.

Pemangkasan juga membuat ukuran tanaman lebih mudah disesuaikan dengan ruang yang tersedia.

9. Panen daun setelah tanaman cukup berkembang

Setelah pertumbuhan tanaman cukup kuat, daun beluntas sudah dapat dipanen. Salah satu panduan budidaya menyebut daun dapat mulai dipanen sekitar 50–60 hari setelah stek ditanam, meski waktunya dapat berbeda tergantung kondisi tanaman.

Pilih daun atau pucuk yang sudah tumbuh dengan baik. Setelah dipanen, tanaman tetap dirawat agar dapat menghasilkan pertumbuhan baru.

Daun beluntas sendiri dikenal sering dimanfaatkan sebagai lalapan.

Kenapa menanam dari stek cocok untuk halaman kecil?

Metode stek memungkinkan proses perbanyakan dimulai langsung dari bagian batang tanaman yang sudah ada. Cara ini juga tidak memerlukan tahap penyemaian biji sehingga relatif praktis untuk budidaya rumahan.

Sementara itu, penggunaan pot membuat ruang tumbuh lebih mudah dikendalikan. Ukuran tanaman dapat dipantau dan cabangnya bisa dipangkas ketika mulai memenuhi area sekitar.

Alat dan bahan yang perlu disiapkan

  • 1 batang beluntas sehat
  • Pot diameter sekitar 20–30 cm
  • Tanah
  • Sekam
  • Kompos atau pupuk kandang
  • Air
  • Gunting atau pisau bersih
  • Saringan atau alat bantu sederhana untuk menyiapkan media jika diperlukan

Langkah singkat menanam beluntas dari stek

1. Pilih batang beluntas sehat.
2. Potong sepanjang sekitar 10–15 cm.
3. Siapkan pot yang memiliki lubang drainase.
4. Masukkan media tanam ke dalam pot.
5. Basahi media hingga lembap.
6. Buat lubang pada bagian tengah media.
7. Tancapkan ujung batang ke dalam tanah.
8. Padatkan media di sekitar batang secara perlahan.
9. Siram secukupnya.
10. Letakkan pot di tempat teduh selama masa awal.
11. Setelah muncul pertumbuhan baru, kenalkan tanaman pada cahaya secara bertahap.
12. Atur penyiraman berdasarkan kondisi media.
13. Berikan pupuk secara berkala setelah tanaman mulai tumbuh.
14. Pangkas cabang jika tanaman mulai terlalu tinggi atau rimbun.
15. Panen daun ketika tanaman sudah cukup berkembang.

Boleh dan tidak boleh dilakukan

Boleh

Menggunakan batang yang sehat sebagai bahan stek.
Memakai alat potong yang bersih.
Memilih pot dengan lubang drainase.
Menjaga media tetap lembap pada masa awal.
Meletakkan stek di tempat terlindung dari terik langsung.
Memeriksa kondisi tanah sebelum menyiram.
Memangkas tanaman saat pertumbuhannya mulai memenuhi ruang.

Jangan

Menggunakan batang yang rusak atau menunjukkan tanda penyakit.
Menanam stek di media yang terus tergenang.
Menyiram berlebihan hanya karena stek baru ditanam.
Menjemur stek yang baru ditanam di bawah matahari terik.
Memberikan pupuk terlalu banyak.
Memangkas semua cabang sekaligus.
Membiarkan beluntas tumbuh tanpa kontrol di halaman yang sempit.

FAQ Cara Menanam Beluntas dari Stek

1. Apakah beluntas bisa ditanam dalam pot?

Bisa. Beluntas dapat ditanam dalam pot sehingga cocok untuk rumah dengan halaman terbatas. Pot sekitar 20–30 cm dapat digunakan sebagai pilihan awal untuk satu tanaman.

2. Berapa panjang batang untuk stek beluntas?

Batang stek dapat dipotong sekitar 10–15 cm dan sebaiknya memiliki beberapa titik tempat tumbuh daun.

3. Apakah stek beluntas harus langsung terkena matahari?

Tidak pada masa awal. Stek yang baru ditanam dapat ditempatkan di area terlindung dari matahari langsung. Setelah muncul pertumbuhan baru, tanaman dapat dikenalkan secara bertahap pada cahaya yang lebih banyak.

4. Berapa kali beluntas perlu disiram?

Tidak ada jumlah penyiraman yang sama untuk semua kondisi. Periksa media terlebih dahulu. Jika masih basah, penyiraman dapat ditunda, sedangkan media yang mulai mengering dapat diberi air secukupnya.

5. Kapan daun beluntas bisa dipanen?

Salah satu panduan budidaya menyebut daun dapat dipanen sekitar 50–60 hari setelah penanaman stek. Waktunya dapat berbeda tergantung kondisi tanaman dan lingkungan.