Brilio.net - Punya halaman kecil bukan berarti harus mengurungkan niat untuk menanam sayuran sendiri. Buncis termasuk tanaman yang bisa dibudidayakan menggunakan pot atau polybag sehingga dapat ditempatkan di teras, halaman, balkon, maupun sudut rumah yang mendapat cukup cahaya matahari.

Namun, hasilnya tidak hanya bergantung pada rajin menyiram. Pemilihan jenis buncis, ukuran wadah, kondisi media tanam, jumlah benih, sampai cara memanen ikut menentukan apakah tanaman hanya tumbuh subur atau benar-benar menghasilkan banyak polong.

Dilansir Brilio.net dari Liputan6.com, menanam buncis di pot membutuhkan perhatian mulai dari tahap memilih benih hingga pengendalian hama dan penyakit. Dengan perawatan yang sesuai, tanaman buncis dapat tumbuh dan menghasilkan polong meski tidak ditanam langsung di lahan kebun.

Kenali jenis buncis sebelum mulai menanam

Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan sejak awal adalah tipe pertumbuhan tanaman. Buncis secara umum memiliki tipe merambat dan tegak atau perdu.

Buncis merambat dapat tumbuh memanjang hingga sekitar 2–3 meter sehingga membutuhkan ajir atau penyangga. Jenis ini bisa memiliki masa produksi lebih panjang dan hasil yang lebih banyak, tetapi membutuhkan ruang vertikal.

Sementara itu, buncis tipe tegak tumbuh menyerupai semak dengan tinggi sekitar 50–60 cm. Jenis ini lebih ringkas dan tidak membutuhkan ajir sehingga lebih praktis untuk ditanam dalam pot atau polybag.

Untuk kebun rumah dengan ruang terbatas, tipe buncis yang pertumbuhannya lebih kompak bisa menjadi pilihan karena lebih mudah ditata dan dirawat.

Kondisi yang dibutuhkan buncis

Buncis membutuhkan lingkungan yang cukup mendukung agar pertumbuhannya tidak terganggu. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Mendapat sinar matahari sekitar 6–8 jam sehari.
  • Menggunakan media yang gembur dan subur.
  • Memiliki drainase yang baik agar air tidak menggenang.
  • Media tanam memiliki pH sekitar 5,5–6,5.
  • Suhu lingkungan yang mendukung pertumbuhan berada di kisaran 20–25°C.

Pilih pot yang cukup untuk perkembangan akar

Jangan hanya mempertimbangkan ukuran tanaman yang terlihat di atas permukaan tanah. Bagian akar juga membutuhkan ruang untuk berkembang.

Pot atau polybag yang digunakan untuk buncis sebaiknya memiliki diameter sekitar 25–30 cm dengan kedalaman 30–40 cm. Pastikan bagian bawah wadah mempunyai lubang drainase agar kelebihan air dapat keluar.

Media tanam pun perlu dibuat cukup gembur. Salah satu pilihan yang disebutkan dalam materi Liputan6.com adalah mencampurkan tanah dengan kompos atau pupuk kandang.

Beberapa komposisi yang dapat digunakan antara lain:

  • Tanah dan kompos dengan perbandingan 1:1.
  • Tanah, kompos, dan sekam bakar dengan perbandingan 2:1:1.
  • Tanah, kompos, sekam mentah, dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1:1.

Jika media terlalu asam, kapur dolomit dapat digunakan untuk membantu menyesuaikan kondisi tanah. Setelah media dimasukkan ke pot, jangan memenuhi wadah sampai bibir pot. Sisakan sedikit ruang agar penyiraman lebih mudah dilakukan.

Tanam benih langsung di pot

Buncis dapat ditanam langsung dari biji sehingga tidak harus melalui proses pemindahan bibit dari wadah persemaian.

Pilih benih yang kondisinya baik dan sesuai dengan jenis buncis yang ingin ditanam. Benih dapat berasal dari toko bibit atau biji dari buncis tua yang sudah dikeringkan.

Sebelum ditanam, benih bisa direndam terlebih dahulu sebagai perlakuan awal. Setelah itu, lakukan langkah berikut:

1. Buat lubang tanam sedalam sekitar 2–3 cm.
2. Masukkan benih ke dalam lubang.
3. Tutup kembali dengan lapisan media tanam.
4. Padatkan tanah secara ringan.
5. Siram menggunakan air secara perlahan hingga media lembap.
6. Letakkan pot di tempat yang memperoleh cukup sinar matahari.

Biji buncis umumnya mulai berkecambah beberapa hari setelah ditanam. Kemunculan kecambah dapat berbeda tergantung kondisi benih dan lingkungan tempat tanaman dibudidayakan.

Rawat tanaman tanpa membuat media terlalu basah

Setelah benih tumbuh, perhatian berikutnya beralih pada penyiraman, pemupukan, dan kondisi tanaman.

Media sebaiknya tetap lembap, tetapi bukan dalam keadaan terus-menerus becek. Terlalu banyak air dapat membuat kondisi sekitar akar menjadi kurang baik.

Penyiraman bisa disesuaikan dengan kondisi media dan cuaca. Saat kondisi panas atau musim kemarau, tanaman membutuhkan perhatian lebih terhadap ketersediaan air.

Pemupukan juga perlu diberikan secukupnya. Materi Liputan6.com menyebutkan pemberian pupuk dapat dilakukan setelah tanaman mulai tumbuh, termasuk menggunakan pupuk organik cair secara berkala. Pupuk NPK juga dapat digunakan sesuai kebutuhan dan dosis pada kemasan.

Jangan menganggap semakin banyak pupuk berarti tanaman akan semakin subur. Pemberian pupuk secara berlebihan justru dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.

Buncis merambat membutuhkan penyangga

Jika memilih buncis tipe merambat, siapkan ajir sejak tanaman mulai tumbuh tinggi.

Penyangga dapat dibuat menggunakan bambu atau kayu dengan tinggi sekitar 1,5–2 meter. Ajir membantu tanaman tumbuh ke arah atas sekaligus menopang batang dan bagian tanaman yang semakin panjang.

Selain itu, bersihkan gulma yang tumbuh di sekitar pot agar tidak ikut mengambil ruang dan nutrisi. Bagian tanaman yang mati, rusak, atau menunjukkan gangguan juga perlu diperhatikan dan disingkirkan bila diperlukan.

Jangan abaikan hama dan penyakit

Menanam buncis di pot bukan berarti tanaman otomatis terbebas dari hama. Beberapa gangguan yang dapat menyerang buncis antara lain kutu kebul, thrips, kumbang daun, belalang, ulat, serta lalat buncis.

Penyakit juga perlu diwaspadai, termasuk gangguan pada daun, antraknosa, layu bakteri, dan penyakit yang berkaitan dengan virus.

Karena itu, lakukan pemeriksaan tanaman secara berkala. Perubahan pada warna daun, bentuk daun, batang, atau munculnya serangga dapat menjadi tanda awal yang perlu diperhatikan.

Untuk tanaman yang terserang penyakit cukup parah, pemisahan atau pencabutan tanaman dapat dipertimbangkan agar masalah tidak semakin meluas. Penggunaan benih yang sehat juga menjadi salah satu langkah penting sejak awal.

Kapan buncis dalam pot bisa dipanen?

Bagian yang paling ditunggu tentu saja saat polong mulai muncul dan siap dipetik. Waktu panen dapat berbeda berdasarkan jenis buncis dan kondisi pertumbuhannya.

Secara umum, buncis dapat mulai menghasilkan buah sekitar 45 hari setelah tanam, sedangkan waktu panen dapat berada di kisaran 55–70 hari setelah penanaman, tergantung varietas.

Jangan menunggu polong terlalu tua jika tujuan utamanya untuk dikonsumsi sebagai sayuran. Polong yang siap dipanen biasanya masih muda, berwarna hijau segar, terasa padat tetapi tetap renyah, serta belum menunjukkan biji yang terlalu menonjol.

Gunakan tangan atau gunting untuk mengambil polong dengan hati-hati. Hindari menarik batang terlalu kuat karena dapat merusak bagian tanaman.

Menariknya, pemanenan secara rutin dapat membantu tanaman terus menghasilkan polong baru. Jika ingin mengambil benih untuk penanaman berikutnya, beberapa polong justru perlu dibiarkan hingga tua dan mengering di tanaman.

Panduan singkat menanam buncis di pot

TahapYang perlu diperhatikan
Pilih jenisTipe tegak lebih ringkas, sedangkan tipe merambat membutuhkan ajir
Siapkan wadahPot/polybag sekitar 25–30 cm dengan kedalaman 30–40 cm
Siapkan mediaGunakan campuran tanah dan bahan organik dengan drainase baik
Tanam benihTanam langsung pada kedalaman sekitar 2–3 cm
PerawatanJaga media tetap lembap, beri pupuk sesuai kebutuhan
PenyanggaDiperlukan untuk buncis yang tumbuh merambat
Cek gangguanPantau hama, perubahan daun, batang, dan kondisi tanaman
PanenPetik saat polong masih muda, segar, dan belum berserat

 

Alur sederhana menanam buncis di pot

PILIH JENIS BUNCIS
TEGAK ATAU MERAMBAT?
↙ TEGAK
SIAPKAN POT
TANAM BENIH
RAWAT & SIRAM
MERAMBAT ↘
SIAPKAN POT
TANAM BENIH
RAWAT & PASANG AJIR
↘    ↙
PANTAU HAMA & PENYAKIT
POLONG MULAI MUNCUL
PANEN SAAT MASIH MUDA

 

FAQ

1. Apakah buncis bisa ditanam di pot?

Bisa. Buncis dapat dibudidayakan dalam pot atau polybag, termasuk di halaman, teras, maupun balkon yang mendapatkan cukup sinar matahari.

2. Berapa ukuran pot untuk menanam buncis?

Pot atau polybag dapat menggunakan diameter sekitar 25–30 cm dengan kedalaman 30–40 cm agar akar memiliki ruang yang cukup.

3. Apakah semua buncis membutuhkan ajir?

Tidak. Buncis tipe merambat membutuhkan penyangga, sedangkan tipe tegak atau perdu tidak memerlukan ajir seperti jenis merambat.

4. Berapa lama buncis bisa dipanen?

Buncis dapat mulai berbuah sekitar 45 hari setelah tanam. Waktu panen umumnya berada di kisaran 55–70 hari, tergantung varietas dan kondisi pertumbuhan.