Cara membuat rempeyek renyah tahan lama tanpa santan, biar stok camilan kamu nggak gampang tengik
Diperbarui 13 Jul 2026, 13:59 WIB
Diterbitkan 13 Jul 2026, 11:00 WIB
Brilio.net - Rempeyek sering kali menjadi pelengkap wajib yang selalu kita cari saat sedang menikmati hidangan berat, bahkan posisinya hampir tidak tergantikan oleh kerupuk biasa. Teksturnya yang tipis, garing, dan kaya akan taburan kacang memberikan sensasi renyah yang bikin momen makan jadi jauh lebih lahap berkat karakteristik tepung beras sebagai bahan utamanya.
Banyak dari kita yang terbiasa menambahkan santan ke dalam adonan agar hasilnya terasa lebih gurih, tapi sayangnya bahan ini malah bikin rempeyek cepat bau tengik saat disimpan untuk stok. Dilansir dari kanal YouTube Santo Sapi, kita bisa meniru resep turun-temurun tanpa santan yang memanfaatkan air kapur sirih dan tapioka agar rempeyek garingnya tahan lama.
Analisis Akurasi: Mengapa Santan Bikin Cepat Tengik?
Secara ilmiah, santan mengandung minyak nabati alami dengan kadar lemak jenuh tinggi yang sangat sensitif terhadap kelembapan, udara, dan suhu ruangan. Ketika rempeyek yang digoreng menggunakan adonan santan disimpan dalam jangka waktu tertentu, asam lemak di dalamnya akan mengalami hidrolisis dan oksidasi yang memicu munculnya bau asam dan tengik.
Sebagai gantinya, kombinasi tepung beras dan tapioka dengan rasio 3:1 membentuk jaringan pati yang kokoh namun tetap rapuh saat digigit. Ditambah dengan struktur basa dari air kapur sirih, serat adonan akan mengunci kerenyahan lebih lama dan meminimalisir residu minyak berlebih tanpa merusak aroma asli dari rempeyek kita.
📊 Tabel Perbandingan Bahan: Adonan Santan vs Adonan Kapur Sirih + Tapioka
| Karakteristik | 🥥 Adonan Pakai Santan | ✨ Adonan Kapur Sirih + Tapioka (Hack) |
|---|---|---|
| Tingkat Kerenyahan | Renyah empuk saat baru matang, tetapi teksturnya lebih cepat berubah setelah disimpan. | Garing, tipis, dan renyah bahkan dapat bertahan hingga berminggu-minggu jika disimpan dengan benar. |
| Risiko Bau Tengik | Sangat tinggi karena kandungan lemak santan mudah mengalami oksidasi. | Sangat rendah karena adonan tidak mengandung tambahan lemak nabati cair. |
| Daya Serap Minyak | Menyerap lebih banyak minyak saat proses penggorengan sehingga hasil akhir terasa lebih berminyak. | Lebih kesat sehingga minyak lebih mudah turun ketika ditiriskan. |
| Efek Penyimpanan | Tekstur lebih cepat melempem, terutama jika stoples sering dibuka dan terkena udara lembap. | Tetap krenyes karena struktur pati lebih stabil dan tidak mudah kehilangan kerenyahan. |
Â
Racikan Adonan Rempeyek Renyah Tanpa Santan
Metode pembuatan rempeyek ini berfokus pada teknik memadukan dua jenis tepung demi menciptakan tekstur garing yang pas dan tidak keras. Penggunaan air kapur sirih bertindak sebagai penguat alami yang menjaga serat adonan tetap renyah dalam waktu lama tanpa mengubah aroma asli bumbunya. Trik legendaris ini sangat cocok buat kamu yang ingin membuat stok camilan di rumah tanpa khawatir rasanya berubah asam setelah beberapa hari.
Bahan:
- 200 gram tepung beras
- 50 gram tepung tapioka (tepung kanji)
- Daun jeruk secukupnya, iris tipis
- 1 butir telur
- 1 sendok makan air rendaman kapur sirih
- Kunyit bubuk secukupnya
- Air bersih secukupnya (sekitar 1 gelas lebih sedikit)
- Kacang tanah secukupnya, potong-potong
- Penyedap rasa dan lada bubuk secukupnya
Bumbu halus:
-1 sendok makan ketumbar
- garam
- 3 cm kencur
- 5 butir kemiri
- 3 siung bawang putih
Cara membuat:
1. Siapkan wadah bersih, lalu masukkan tepung beras dan tepung tapioka dengan perbandingan takaran yang pas.
foto: YouTube/Santo Sapi
2. Tambahkan irisan daun jeruk, telur ayam, dan air rendaman kapur sirih ke dalam campuran tepung tersebut.
foto: YouTube/Santo Sapi
3. Jika kamu kehabisan kapur sirih, kutipan langsung dari sang pembuat resep ini bisa menjadi solusi alternatif: "Kalau tidak mau menggunakan kapur sirih, bisa diganti dengan soda kue. Tapi sedikit saja, jangan terlalu banyak," terang YouTube Santo Sapi.
4. Masukkan kunyit bubuk serta seluruh bumbu halus yang sudah diulek ke dalam wadah adonan.
5. Tuangkan air bersih sedikit demi sedikit sambil terus diaduk rata sampai seluruh tepung larut sempurna dan menghasilkan tekstur yang tidak terlalu kental.
foto: YouTube/Santo Sapi
6. Masukkan potongan kacang tanah, penyedap rasa, serta lada bubuk, lalu aduk kembali hingga merata.
7. Panaskan minyak dalam jumlah banyak di wajan, kemudian siramkan sedikit minyak panas ke bagian pinggiran wajan agar adonan tidak mudah lengket saat dicetak.
8. Tuangkan satu sendok sayur adonan di pinggiran wajan, lalu goreng dengan menggunakan api sedang sampai rempeyek kering dan berubah warna kuning keemasan.
foto: YouTube/Santo Sapi
9. Angkat rempeyek yang sudah matang, tiriskan sisa minyaknya hingga benar-benar dingin, lalu segera simpan di dalam stoples kedap udara.
foto: YouTube/Santo Sapi
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Apa fungsi kunyit bubuk dalam adonan rempeyek selain memberi warna kuning?
Kunyit bubuk mengandung senyawa kurkumin yang bertindak sebagai antioksidan alami, sehingga bisa membantu menjaga komponen minyak di rempeyek agar tidak mudah teroksidasi dan memperpanjang masa simpannya.
2. Mengapa potongan kacang tanah sebaiknya tidak langsung dicampur ke seluruh wadah adonan?
Jika terendam terlalu lama di dalam adonan basah, kacang tanah akan menyerap air dan menjadi lembap, sehingga saat digoreng kacang tidak bisa matang merata dan kurang renyah.
3. Bagaimana cara mengatasi wajan yang telanjur lengket saat dipakai mencetak rempeyek?
Kamu bisa membersihkan wajan terlebih dahulu, lalu gunakan untuk menggoreng sedikit garam kering tanpa minyak di atas api kecil sebelum menuangkan minyak goreng yang baru.
4. Bisakah tepung beras diganti sepenuhnya dengan tepung terigu dalam resep ini?
Tidak bisa, karena tepung terigu memiliki kandungan gluten yang tinggi yang akan membuat tekstur rempeyek menjadi tebal, kenyal, dan keras seperti bakwan setelah dingin.
5. Berapa lama rempeyek tanpa santan ini bisa bertahan di dalam stoples?
Jika stoples ditutup rapat dan disimpan di tempat yang sejuk serta terhindar dari sinar matahari langsung, rempeyek ini bisa bertahan garing dan segar hingga 3 sampai 4 minggu.
(brl/tin)RECOMMENDED ARTICLES
- Sering goreng teri tapi hasilnya alot? Coba trik sederhana ini tanpa air panas
- Trik menggoreng kailan crispy ala rumahan yang enak dan nggak pahit seperti daun pepaya
- Kenapa ayam goreng cepat gosong tapi dagingnya masih mentah? Sering banget kita nggak sadar lakuin ini
- Trik menggoreng tahu bulat agar tidak kisut, hasilnya seperti di abang-abang pedagang
- Daging kurban digoreng malah keras dan kering? Ini kesalahan yang sering terjadi saat marinasi
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
11 Resep kreasi indomie goreng, murah, mudah dibuat dan nikmat untuk menu anak kos kekinian
13 / 07 / 2026 15:00 WIB -
21 Olahan kentang paling sederhana, cocok untuk camilan sehari-hari yang praktis dan murah
13 / 07 / 2026 16:00 WIB -
Resep london chocolate cake yang viral dengan bahan dan alat seadanya di dapur, nggak kalah lezat!
13 / 07 / 2026 20:00 WIB -
Cara mencairkan daging ayam beku agar tetap juicy, coba trik ini pakai resep ayam kecap lezat yuk!
13 / 07 / 2026 18:00 WIB