Pengantin berwajah Tionghoa ini dirias MUA jadi manten Jawa, hasilnya manglingi pol
Wajahnya sangat mempesona dengan riasan yang pas
Selanjutnya, sang MUA menerapkan teknik contour untuk memberikan dimensi pada wajah pengantin. Teknik ini digunakan untuk menyorot area tertentu pada wajah pengantin, seperti tulang pipi, hidung, dan dagu, sehingga wajah tampak lebih tirus dan tegas. Setelah itu, ia membaurkan loose powder untuk mengunci complexion yang telah diaplikasikan.
foto:Tiktok/@sanggar.liza
Agar wajah terlihat merona, MUA baurkan blush on di tulang pipi pengantin. Setelah itu, MUA mel anjutkan ke riasan mata dengan eyeshadow dengan teknik smokey eye untuk menonjolkan mata pengantin. Pasang juga bulu mata palsu dengan teknik jahit bulu mata agar mata terlihat makin mempesona. Tak lupa bentuk alis dengan metode alis serat.
Sebagai pemanis riasan, MUA mengaplikasikan lipstick berwarna merah. Kemudian MUA memoleskan highlighter di bagian tulang pipi dan tulang hidung. Karena akan dirias sebagai pengantin adat Jawa, MUA merias paes Jawa di kepala pengantin.
foto:Tiktok/@sanggar.liza
Setelah selesai merias, terlihat pengantin berwajah Tionghoa tersebut tetap cocok dirias menjadi pengantin adat Jawa. Wajahnya sangat mempesona dengan riasan yang pas. Penggunaan warna makeup yang dipakai oleh sang MUA pun membuat pengantin tersebut terlihat cerah. Hasil riasan MUA tersebut pun mendapat banyak pujian dari warganet.
"Cantik banget," puji pemilik akun @xoxow__.
"Menurutku pakai paes Jawa terlihat lebih muda dan kelihatan ayu," timpal akun @habibah_dz88.
"Bagus kakk. Manglingi," tulis akun @ifaweddinggalery.
@sanggar.liza Lebih cocok riasan yang mana menurut kamu? . Makeup by @Fitri Liza Kebaya by Liza Boutique Bridal dress by Wu Sisters . #sanggarliza ♬ Lazy Sunday - Official Sound Studio
Selanjutnya, sang MUA menerapkan teknik contour untuk memberikan dimensi pada wajah pengantin. Teknik ini digunakan untuk menyorot area tertentu pada wajah pengantin, seperti tulang pipi, hidung, dan dagu, sehingga wajah tampak lebih tirus dan tegas. Setelah itu, ia membaurkan loose powder untuk mengunci complexion yang telah diaplikasikan.
foto:Tiktok/@sanggar.liza
Agar wajah terlihat merona, MUA baurkan blush on di tulang pipi pengantin. Setelah itu, MUA mel anjutkan ke riasan mata dengan eyeshadow dengan teknik smokey eye untuk menonjolkan mata pengantin. Pasang juga bulu mata palsu dengan teknik jahit bulu mata agar mata terlihat makin mempesona. Tak lupa bentuk alis dengan metode alis serat.
Sebagai pemanis riasan, MUA mengaplikasikan lipstick berwarna merah. Kemudian MUA memoleskan highlighter di bagian tulang pipi dan tulang hidung. Karena akan dirias sebagai pengantin adat Jawa, MUA merias paes Jawa di kepala pengantin.
foto:Tiktok/@sanggar.liza
Setelah selesai merias, terlihat pengantin berwajah Tionghoa tersebut tetap cocok dirias menjadi pengantin adat Jawa. Wajahnya sangat mempesona dengan riasan yang pas. Penggunaan warna makeup yang dipakai oleh sang MUA pun membuat pengantin tersebut terlihat cerah. Hasil riasan MUA tersebut pun mendapat banyak pujian dari warganet.
"Cantik banget," puji pemilik akun @xoxow__.
"Menurutku pakai paes Jawa terlihat lebih muda dan kelihatan ayu," timpal akun @habibah_dz88.
"Bagus kakk. Manglingi," tulis akun @ifaweddinggalery.
@sanggar.liza Lebih cocok riasan yang mana menurut kamu? . Makeup by @Fitri Liza Kebaya by Liza Boutique Bridal dress by Wu Sisters . #sanggarliza ♬ Lazy Sunday - Official Sound Studio
-
Buah Tomat Cara budidaya tomat cherry mini di pot agar panen banyak meski lahan sempit
Editorial -
Buah Rambutan 5 Cara merawat pohon rambutan agar buahnya besar, manis, dan tidak gagal panen
Editorial -
Kata-kata Bijak Kehidupan 120 Kata-kata bijak untuk orang yang membenci kita update 2026, elegan dan menohok tanpa emosi
Tita Meydhalifah -
Pepaya Cara menanam pepaya agar berbuah manis, minim pohon jantan, dan mudah dirawat
Editorial -
Nanas Cara memaksa nanas madu cepat berbuah di pot tanpa merusak tanaman
Agustin Wahyuningsih -
Kata Kata Sedih 280 Kata-kata sedih menyentuh hati, penuh makna mendalam
Dwiyana Pangesthi