Resep kue jojorong khas Banten yang disukai Kapolri Suyudi Ario Seto, manis legit dan gurih
Diperbarui 2 Okt 2026, 13:14 WIB
Diterbitkan 2 Okt 2026, 10:00 WIB
Brilio.net - Kue jojorong menjadi salah satu jajanan tradisional yang masih dikenal di Banten. Kue yang dimasak dalam wadah daun pisang ini punya perpaduan rasa manis dari gula merah dan gurih dari santan.
Nama jojorong ikut menjadi perhatian setelah keluarga Kapolri Suyudi Ario Seto di Rangkasbitung mengungkap makanan yang biasa disukai Suyudi saat berkunjung. Paman Suyudi, Muhamad Irvan, menyebut jojorong dan sayur sop sebagai makanan yang disukai keponakannya.
Kapolri Suyudi suka kue jojorong
© 2026/presidenri.go.id
Terlepas dari cerita tersebut, jojorong memang menarik untuk dicoba karena cara membuatnya cukup sederhana. Kue tradisional ini berbahan tepung beras dan santan yang memadukan rasa manis dan gurih.
Apa itu kue jojorong?
resep kue jojorong
© 2026 Gemini AI
Jojorong merupakan kue tradisional Banten yang dibuat menggunakan tepung beras, santan, tapioka, gula merah, dan daun pisang sebagai wadahnya. Salah satu karakteristiknya adalah penggunaan takir dari daun pisang sebagai tempat adonan sebelum dikukus.
Pemerintah Provinsi Banten juga mencatat jojorong sebagai salah satu kue tradisional yang dikenal di wilayah Banten, termasuk Pandeglang. Proses pembuatannya dilakukan dengan mengukus lapisan adonan secara bertahap hingga matang, seperti dikutip dari bantenprov.go.id, Jumat (2/10/2026).
Adonan jojorong umumnya dibuat menjadi dua bagian. Lapisan pertama berwarna hijau dan memiliki tekstur lembut, sedangkan bagian atasnya berupa lapisan putih dengan rasa santan yang lebih gurih, mengutip bantenprov.go.id. Tapi ada juga yang tanpa pewarna hijau.
Resep kue jojorong
Penasaran cara membuatnya? Berikut resep kue jojorong yang dikutip BrilioFood dari Instagram naernabagus.
Bahan kue jojorong
- 100 gram gula jawa atau gula merah
- 120 gram tepung beras
- ½ sdt garam
- 350 ml santan
- 1–2 lembar daun pandan
- Daun pisang secukupnya untuk membuat takir
Cara membuat kue jojorong
1. Siapkan daun pisang. Potong daun pisang menjadi beberapa lembar berukuran sekitar 15 x 15 cm. Layukan sebentar di atas api kecil atau kukusan supaya lebih lentur dan tidak mudah sobek saat dilipat.
2. Buat takir. Lipat daun pisang menjadi wadah kecil berbentuk kotak atau persegi panjang, lalu sematkan bagian sudutnya dengan lidi. Pastikan bagian dasar takir cukup rapat agar adonan tidak merembes keluar.
3. Siapkan gula merah. Sisir halus 100 gram gula jawa. Masukkan sekitar 1–2 sdm gula merah ke dasar masing-masing takir. Jangan dipadatkan terlalu tebal agar gula lebih mudah meleleh ketika dikukus.
4. Buat adonan santan. Masukkan 120 gram tepung beras dan ½ sdt garam ke dalam wadah. Tuangkan 350 ml santan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk menggunakan whisk agar tepung tidak menggumpal.
5. Tambahkan daun pandan. Masukkan 1–2 lembar daun pandan yang sudah dicuci dan disimpulkan. Aduk kembali sampai adonan tercampur rata.
6. Saring adonan. Tuangkan adonan santan melalui saringan halus ke wadah lain. Saring seluruh adonan agar sisa tepung yang menggumpal atau partikel kasar tidak ikut masuk ke takir. Langkah ini membantu menghasilkan tekstur jojorong yang lebih lembut setelah matang.
7. Tuang ke dalam takir. Tuangkan adonan santan secara perlahan ke setiap takir yang sudah diberi gula merah. Isi hingga hampir penuh, tetapi sisakan sedikit ruang di bagian atas agar adonan tidak meluber saat dikukus.
8. Panaskan kukusan. Pastikan air dalam kukusan sudah mendidih dan menghasilkan uap yang cukup sebelum takir dimasukkan. Susun takir dengan posisi tegak dan tidak terlalu berdesakan.
9. Kukus jojorong. Tutup kukusan dan masak selama sekitar 20–25 menit dengan api sedang. Jika menggunakan tutup kukusan yang menghasilkan banyak embun, bungkus tutup dengan kain bersih supaya air tidak menetes langsung ke permukaan kue.
10. Cek kematangan. Jojorong sudah matang ketika bagian atasnya terlihat set dan tidak lagi tampak cair. Hindari terlalu sering membuka tutup kukusan karena suhu di dalamnya bisa turun.
11. Angkat dan dinginkan. Setelah matang, angkat takir dengan hati-hati. Diamkan beberapa menit sampai uap panasnya berkurang. Saat disantap, bagian bawah jojorong akan terasa manis karena gula merah yang meleleh dan berpadu dengan lapisan santan yang lembut.
FAQ
Apa itu kue jojorong?
Jojorong adalah kue tradisional Banten yang dibuat dari tepung beras, tapioka, santan, gula merah, dan daun pisang sebagai wadah takir. Kue ini dimasak dengan cara dikukus.
Benarkah jojorong disukai Suyudi Ario Seto?
Menurut keterangan keluarga Suyudi di Rangkasbitung yang diberitakan Radar Banten, jojorong dan sayur sop termasuk makanan yang disukai Suyudi ketika berkunjung ke keluarga.
Berapa lama kue jojorong dikukus?
Lapisan hijau dikukus sekitar 20 menit, kemudian setelah lapisan putih ditambahkan, jojorong dikukus kembali selama sekitar 10–15 menit sampai lapisan atas set.
(brl/tin)RECOMMENDED ARTICLES
- 25 Resep kue dari tepung beras, dari jajanan pasar hingga kue kukus
- Resep nagasari loyang anti ribet, solusi jajanan pasar tanpa bungkus daun
- Resep kue ku kacang hijau tradisional, tekstur lentur dan anti gagal
- 3 Resep lapis tepung hunkwee lembut manis untuk takjil buka puasa
- 3 Resep kue tepung hunkwee lembut dan manis, pilihan takjil buka puasa yang pas
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
8 Resep olahan tahu khas kuliner luar negeri dari bahan dari pasar, ini triknya agar rasa otentik
01 / 10 / 2026 10:00 WIB -
Mau yang seger tapi takut kebanyakan gula? Yuk coba resep es teh krampul legitnya medok & less sugar
28 / 09 / 2026 10:00 WIB -
8 Resep telur kukus yang hemat tapi nutrisi tetap lengkap, Rp 10 ribu bisa dapat 2 kali makan
29 / 09 / 2026 19:00 WIB -
8 Resep ayam kuah gurih tanpa santan rumahan, lebih sehat dan hemat di dompet plus rasa boleh diadu
01 / 10 / 2026 09:00 WIB