Pisau cleaver berkarat setelah dicuci? Cek cara mengeringkan bilahnya

Pisau cleaver berkarat setelah dicuci? Cek cara mengeringkan bilahnya
pisau cleaver berkarat | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Pisau cleaver sering digunakan untuk memotong bahan makanan seperti ayam, daging, sayuran, atau bahan masakan lainnya. Setelah digunakan, bilah biasanya langsung dicuci agar sisa bahan makanan tidak menempel.

Namun, bilah yang sudah terlihat bersih belum tentu benar-benar kering. Jika masih ada air yang tertinggal di permukaan logam lalu cleaver langsung disimpan, terutama di tempat dengan sirkulasi udara terbatas, kelembapan tersebut bisa meningkatkan risiko munculnya korosi.

Karena itu, perawatan cleaver tidak berhenti setelah mencucinya. Cara mengeringkan bilah juga perlu diperhatikan, termasuk bagian-bagian yang sering luput dari pandangan.

1. Setelah dibilas, pastikan bilah tidak hanya berhenti dalam kondisi tidak menetes

Setelah dicuci dengan sabun dan dibilas, air yang terlihat menetes memang sudah berkurang. Namun, permukaan bilah masih bisa menyisakan lapisan air tipis.

Kondisi ini terkadang sulit terlihat, terutama pada bilah yang mengilap. Karena itu, jangan langsung menyimpan cleaver hanya karena air sudah tidak lagi menetes dari permukaannya.

Pegang gagang dengan stabil, lalu keringkan kedua sisi bilah menggunakan kain bersih dan kering. Lakukan perlahan dari bagian yang aman dan hindari menyentuh sisi tajam dengan tangan.

2. Lap kedua sisi bilah, bukan hanya bagian yang terlihat

Cleaver memiliki permukaan bilah yang cukup lebar sehingga satu sisi mungkin terlihat kering, sementara sisi lainnya masih menyimpan air.

Setelah mencuci, balik cleaver dan periksa kedua permukaannya. Lap juga bagian punggung bilah serta area dekat pangkal.

Cara sederhananya, setelah satu sisi selesai dilap, balik pisau dan ulangi pada sisi lainnya. Perhatikan apakah masih ada titik air yang terlihat atau terasa lembap saat disentuh menggunakan kain.

Jangan menggenggam sisi tajam saat mengeringkan. Posisi gagang harus tetap stabil agar tangan tidak berada di jalur bilah.

3. Periksa bagian pangkal bilah yang sering terlewat

Bagian yang mempertemukan bilah dengan gagang juga perlu diperhatikan. Area ini memiliki sudut atau sambungan yang bisa lebih sulit dijangkau kain dibandingkan permukaan bilah yang lebar.

Setelah mengelap kedua sisi, periksa bagian pangkal secara hati-hati. Jika masih ada air di area tersebut, keringkan menggunakan bagian kain yang bersih dan mudah dikendalikan.

Tidak semua cleaver memiliki konstruksi gagang yang sama. Karena itu, hindari memaksakan kain atau benda lain ke celah yang sempit. Jika produsen memberikan petunjuk khusus mengenai perawatan bagian gagang dan bilah, ikuti petunjuk tersebut.

4. Jangan langsung menyimpan cleaver ketika bilah masih lembap

Kesalahan yang mudah terjadi adalah mencuci cleaver, membilasnya, kemudian langsung menaruhnya di rak bersama peralatan dapur lain.

Padahal, air yang masih tersisa pada bilah bisa tetap berada di permukaan ketika pisau disimpan. Tempat penyimpanan yang minim sirkulasi udara juga dapat membuat proses pengeringan menjadi kurang optimal.

Sebelum disimpan, pastikan kedua sisi bilah sudah dilap dan bagian pangkal tidak lagi terlihat basah. Jika menggunakan pelindung bilah, pastikan bagian dalam dan bilah sama-sama kering sebelum ditutup.

5. Kenali bagian yang masih basah sebelum menyimpan cleaver

Berikut pemeriksaan sederhana yang bisa dilakukan setelah mencuci:

Kondisi setelah dicuci Bagian yang perlu diperiksa Langkah yang dilakukan
Masih terlihat titik air di bilah Kedua sisi permukaan bilah Lap menggunakan kain bersih dan kering
Satu sisi terlihat kering, sisi lainnya belum Permukaan depan dan belakang Balik cleaver lalu keringkan sisi lainnya
Air tertinggal di dekat gagang Pangkal bilah dan area sambungan Keringkan secara hati-hati
Bilah sudah tidak menetes tetapi masih terasa lembap Seluruh permukaan bilah Lap kembali sebelum disimpan
Muncul bintik cokelat atau oranye Area bilah yang berubah warna Jangan abaikan; periksa kondisi bilah dan metode perawatan yang sesuai
Cleaver sudah kering Bilah dan tempat penyimpanan Simpan di tempat yang kering

Tabel ini dapat digunakan sebagai pengecekan cepat sebelum cleaver kembali disimpan.

6. Simpan cleaver setelah seluruh bilah benar-benar kering

Setelah tidak ada bagian yang terlihat atau terasa lembap, baru simpan cleaver di tempat yang sesuai.

Jika menggunakan rak pisau, pastikan tempat tersebut juga tidak menyimpan air. Begitu pula jika menggunakan pelindung bilah, jangan memasukkan pisau ketika masih basah.

Cleaver sebaiknya tidak dibiarkan dalam kondisi lembap bersama peralatan dapur lain. Tempat penyimpanan yang kering membantu menjaga kondisi bilah setelah proses pencucian.

7. Jika sudah muncul bintik karat, perawatannya berbeda

Bintik cokelat atau oranye pada bilah perlu dibedakan dari air yang masih menempel. Perubahan warna tersebut dapat menjadi tanda korosi pada permukaan logam.

Pada tahap ini, mengeringkan bilah setelah dicuci merupakan langkah pencegahan, bukan cara menghilangkan karat yang sudah terbentuk.

Jika karat sudah terlihat, perhatikan terlebih dahulu bahan bilah dan petunjuk perawatan dari produsennya. Hindari menggunakan bahan atau metode abrasif secara sembarangan karena permukaan bilah dapat mengalami perubahan.

Bagan cara mengeringkan cleaver

CLEAVER SELESAI DICUCI
↓
BILAS SAMPAI SISA SABUN HILANG
↓
MASIH ADA AIR DI BILAH?
↙ YA
TIDAK TERLIHAT ↘
Lap kedua sisi bilah
Periksa kembali kedua sisi bilah
↓
PERIKSA PANGKAL BILAH
↓
MASIH LEMBAP?
↙ YA
TIDAK ↘
Keringkan kembali
Simpan di tempat kering
↓
PERIKSA SECARA BERKALA

 

Jadi, menjaga cleaver agar tidak mudah mengalami korosi bukan hanya soal mencucinya setelah digunakan. Setelah membilas, pastikan kedua sisi bilah, bagian punggung, dan area pangkal sudah dikeringkan sebelum pisau disimpan.

Kebiasaan sederhana tersebut membuat proses perawatan lebih terarah dan membantu mengurangi kelembapan yang tertinggal pada bilah.

FAQ

1. Apakah pisau cleaver harus langsung dikeringkan setelah dicuci?

Sebaiknya bilah dikeringkan setelah dicuci dan dibilas. Air yang tertinggal pada permukaan logam dapat membuat bilah tetap lembap ketika disimpan, sehingga kondisi tersebut perlu dihindari sebagai bagian dari perawatan.

2. Bagian mana dari cleaver yang perlu dikeringkan?

Kedua sisi bilah, bagian punggung, serta area pangkal dekat gagang perlu diperiksa. Bagian yang memiliki sudut atau sambungan dapat lebih mudah luput saat mengeringkan.

3. Apakah mengeringkan cleaver bisa menghilangkan karat?

Tidak. Mengeringkan bilah merupakan langkah perawatan untuk mengurangi kelembapan setelah mencuci, bukan metode untuk menghilangkan karat yang sudah terbentuk. Jika sudah muncul karat, metode perawatannya perlu disesuaikan dengan bahan bilah dan petunjuk produsennya.

 

(brl/tin)

Video

Selengkapnya
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas