Mesin cuci penuh kerak dan lumut? Ini cara membersihkannya tanpa bongkar, cukup pakai bahan dapur

Mesin cuci penuh kerak dan lumut? Ini cara membersihkannya tanpa bongkar, cukup pakai bahan dapur
cara membersihkan mesin cuci tanpa dibongkar| foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Mencuci pakaian secara manual — baik dengan mengucek maupun menyikat — memang bisa sangat melelahkan. Tidak heran kalau mesin cuci sudah jadi peralatan wajib di banyak rumah tangga. Selain mencuci, kebanyakan mesin cuci juga dilengkapi fitur peniris atau pengering, sehingga proses pencucian jadi jauh lebih praktis.

Mesin Cuci Awet, Tapi Tetap Butuh Perawatan Rutin

Mesin cuci memang dirancang untuk tahan lama hingga bertahun-tahun. Namun, satu hal yang sering terlupakan adalah bahwa mesin ini juga perlu dibersihkan secara berkala — bukan hanya digunakan.

Sisa kotoran, noda, dan deterjen dari cucian yang menumpuk di bagian dalam mesin cuci lama-kelamaan bisa membentuk kerak dan lumut. Selain membuat mesin cuci terlihat kotor, kondisi ini juga bisa memengaruhi kebersihan pakaian yang dicuci di dalamnya — bahkan bisa menimbulkan bau tidak sedap.

Cara Umum yang Dianggap Ribet

Selama ini banyak yang membersihkan mesin cuci dengan cara membongkar bodinya atau menaburkan baking soda. Kedua metode itu memang cukup efektif, tapi bagi sebagian orang terasa terlalu repot dan memakan waktu — terutama bagi yang tidak terbiasa membongkar peralatan rumah tangga.

Solusi Lebih Simpel: Sabun Cuci Piring dan Sitrun

Seorang kreator konten dari kanal YouTube Queen azzahra family membagikan cara yang jauh lebih mudah dan tidak memerlukan pembongkaran sama sekali. Hanya butuh satu bahan dapur utama — sabun cuci piring — ditambah sitrun atau citric acid untuk hasil yang lebih maksimal.

Mengapa dua bahan ini?

Sabun cuci piring mengandung surfaktan kuat yang memang dirancang untuk mengangkat lemak dan kotoran membandel. Sementara sitrun atau asam sitrat bekerja sebagai agen penghilang kerak mineral dan lumut — zat ini umum digunakan dalam produk pembersih rumah tangga justru karena kemampuannya melarutkan endapan kapur dan noda keras.

Bahan yang Dibutuhkan

Mesin cuci penuh kerak dan lumut? Ini cara membersihkannya tanpa bongkar, cukup pakai bahan dapur

foto: YouTube/Queen azzahra family

- Sabun cuci piring (secukupnya)
- Sitrun / citric acid (secukupnya)
- Air bersih
- Sikat kecil untuk sudut-sudut mesin

Langkah-Langkah Membersihkan Mesin Cuci Tanpa Dibongkar

Langkah 1 — Campurkan sabun cuci piring dan sitrun

Tuangkan sabun cuci piring dan sitrun ke dalam mangkuk, lalu aduk hingga keduanya tercampur rata. Tidak perlu takaran khusus — cukup sesuaikan dengan seberapa kotor kondisi mesin cuci.

Langkah 2 — Isi mesin cuci dengan air dan masukkan larutan

Isi drum mesin cuci dengan air secukupnya, kemudian tuangkan campuran sabun cuci piring dan sitrun tadi ke dalamnya. Nyalakan mesin cuci seperti biasa saat sedang mencuci pakaian.

Langkah 3 — Diamkan selama dua jam sambil menyikat bagian lain

Biarkan larutan berputar di dalam mesin cuci dan diamkan sekitar dua jam agar bahan pembersih bekerja meluruhkan kerak dari dalam.

"Larutan yang ada di mesin cuci saya akan diamkan dan sedikit diputar-putar selama kurang lebih 2 jam. Sambil saya menunggu, saya sikat-sikat noda kuning dan noda lumut lain yang ada di mesin cuci," ungkap pemilik akun YouTube Queen azzahra family, dikutip BrilioFood, Kamis (23/4/2026).

Selama menunggu, manfaatkan waktu ini untuk menyikat sudut-sudut bagian mesin cuci yang masih ada noda kerak atau lumutnya — tepi drum, penutup, hingga bagian karet pintu (untuk mesin front-loading).

Mesin cuci penuh kerak dan lumut? Ini cara membersihkannya tanpa bongkar, cukup pakai bahan dapur

foto: YouTube/Queen azzahra family

Langkah 4 — Buang air dan bilas minimal tiga kali

Setelah dua jam, buang seluruh air cucian. Lalu bilas mesin cuci dengan air bersih sebanyak tiga kali atau lebih hingga tidak ada sisa sabun cuci piring maupun sitrun yang tertinggal. Sisa bahan pembersih yang tidak terbilas tuntas bisa meninggalkan residu pada cucian berikutnya.

Langkah 5 — Mesin cuci siap digunakan kembali

Mesin cuci penuh kerak dan lumut? Ini cara membersihkannya tanpa bongkar, cukup pakai bahan dapur

foto: YouTube/Queen azzahra family

Setelah dibilas bersih, mesin cuci kembali kinclong dan siap dipakai seperti baru.

Seberapa Sering Mesin Cuci Perlu Dibersihkan?

Sebagai panduan umum, mesin cuci sebaiknya dibersihkan setidaknya satu hingga dua kali sebulan — terutama untuk rumah tangga yang mencuci hampir setiap hari. Untuk yang pemakaiannya tidak terlalu sering, cukup sebulan sekali sudah memadai.

Tanda-tanda mesin cuci sudah perlu dibersihkan antara lain: muncul bau tidak sedap setelah mencuci, pakaian hasil cucian terasa masih berbau, atau terlihat noda kehitaman atau kekuningan di dalam drum.

Tips Tambahan Merawat Mesin Cuci agar Lebih Awet

- Setelah selesai mencuci, biarkan pintu atau tutup mesin cuci terbuka sebentar agar sirkulasi udara masuk dan mencegah pertumbuhan jamur serta lumut
- Jangan menggunakan deterjen melebihi dosis yang dianjurkan — sisa deterjen yang tidak terbilas sempurna justru jadi sumber kerak
- Bersihkan filter mesin cuci (jika ada) setiap satu hingga dua bulan sekali
- Lap bagian luar dan area sekitar laci deterjen secara rutin agar tidak ada kotoran yang mengering

FAQ

1. Apakah sabun cuci piring aman untuk bagian dalam drum mesin cuci?

Ya, aman — asalkan dibilas dengan benar hingga tidak ada sisa sabun yang tertinggal. Sabun cuci piring tidak mengandung bahan yang merusak material drum mesin cuci berbahan stainless steel maupun plastik. Yang perlu diperhatikan adalah memastikan bilasan dilakukan minimal tiga kali agar tidak ada residu yang ikut ke cucian berikutnya.

2. Di mana bisa membeli sitrun atau citric acid?

Sitrun atau asam sitrat banyak dijual di toko bahan kue, pasar tradisional, hingga platform belanja online. Harganya relatif terjangkau dan biasanya tersedia dalam kemasan kecil yang cukup untuk beberapa kali pemakaian.

3. Apakah metode ini cocok untuk semua jenis mesin cuci, termasuk front-loading?

Metode ini bisa diterapkan pada mesin cuci top-loading maupun front-loading. Perbedaannya, untuk mesin front-loading perlu sedikit lebih teliti saat menyikat bagian karet pintu (gasket) karena area ini sering jadi tempat menumpuknya jamur dan lumut.

4. Bolehkah mengganti sitrun dengan cuka putih?

Bisa. Cuka putih (asam asetat) memiliki fungsi serupa dengan sitrun dalam melarutkan kerak mineral dan lumut. Namun, sitrun biasanya lebih efektif untuk noda kerak yang sudah lama mengeras, dan tidak meninggalkan bau menyengat seperti cuka.

5. Bagaimana cara mencegah lumut dan kerak agar tidak cepat muncul kembali?

Kunci utamanya adalah sirkulasi udara. Biasakan membiarkan tutup atau pintu mesin cuci terbuka setelah selesai digunakan agar bagian dalam tidak lembap. Kelembapan yang terus-menerus adalah kondisi ideal bagi pertumbuhan jamur dan lumut di dalam drum.

 

(brl/tin)
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas