Lengkuas sisa masak cepat kering, begini cara menyimpannya agar tidak mubazir
Diperbarui 11 Sep 2026, 19:22 WIB
Diterbitkan 11 Sep 2026, 13:00 WIB
- Kenapa lengkuas sisa masak cepat kering?
- Sebelum disimpan, cek dulu kondisi lengkuas
- Cara menyimpan lengkuas sisa masak supaya tidak cepat kering
- Kalau lengkuas sudah dipotong, jangan disimpan dengan cara yang sama
- Tabel pilihan penyimpanan lengkuas
- Kapan lebih baik menyimpan lengkuas di freezer?
- Jangan lakukan ini saat menyimpan lengkuas
- Lengkuas sudah kering, masih bisa digunakan atau harus dibuang?
- Bagan alur: lengkuas sisa masak sebaiknya diapakan?
- Cara mengambil lengkuas dari penyimpanan agar tidak cepat rusak
- Jadi, bagaimana cara paling praktis menyimpan lengkuas sisa masak?
- FAQ
Brilio.net - Masak rendang, opor, gulai, atau tumisan hanya butuh beberapa potong lengkuas, sedangkan sisanya masih panjang dan cukup banyak. Setelah beberapa hari disimpan begitu saja, permukaannya bisa terlihat kering, keriput, atau teksturnya tidak lagi sekeras saat pertama dibeli. Karena itu, cara menyimpan lengkuas perlu diperhatikan sejak sisa bumbu kembali ke dapur.
Lengkuas yang mulai kering juga tidak otomatis berarti sudah busuk. Kondisinya perlu dilihat lebih dulu, sebab lengkuas utuh, lengkuas yang sudah dipotong, dan lengkuas yang sudah dikupas memiliki bagian permukaan yang berbeda untuk dilindungi. Dengan penyimpanan yang lebih tepat, sisa lengkuas bisa digunakan kembali tanpa harus langsung masuk tempat sampah.
Kenapa lengkuas sisa masak cepat kering?
Lengkuas merupakan rimpang segar yang masih mengandung air. Ketika bagian luarnya terbuka atau dipotong, permukaan yang sebelumnya terlindungi menjadi lebih banyak terkena udara sehingga air dari jaringan bahan lebih mudah hilang.
Hal ini juga terlihat dalam penelitian khusus tentang lengkuas segar (Alpinia galanga) yang dilakukan Rita Khathir, Ratna, dan Rama Niza Putri dari Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Penelitian yang dimuat di Rona Teknik Pertanian pada 2014 tersebut mengamati lengkuas yang sudah dipotong dengan ukuran sekitar 2 cm pada suhu 5, 10, dan 28°C. Hasil pengujian menunjukkan kualitas lengkuas berubah lebih cepat pada suhu yang lebih tinggi: sampel dalam penelitian itu bertahan sekitar 3 hari pada 28°C, 12 hari pada 10°C, dan 21 hari pada 5°C berdasarkan penilaian mutu yang digunakan peneliti.
Angka tersebut bukan berarti semua lengkuas di rumah pasti bertahan persis selama itu, karena kondisi awal, ukuran potongan, kemasan, kelembapan, dan suhu kulkas bisa berbeda. Namun, penelitian tersebut memberi gambaran bahwa suhu penyimpanan memang berpengaruh terhadap perubahan mutu lengkuas.
Sebelum disimpan, cek dulu kondisi lengkuas
Sebelum memasukkan sisa lengkuas ke kulkas, lihat kondisinya. Jangan langsung menyimpulkan bahwa semua lengkuas yang berubah penampilan harus dibuang.
Kalau lengkuas masih utuh
Lengkuas masih tergolong baik untuk disimpan jika teksturnya masih padat dan tidak menunjukkan tanda kerusakan seperti lendir, jamur, atau bau yang tidak normal.
Kondisi seperti ini justru lebih mudah ditangani karena bagian dalam rimpang belum banyak terbuka.
Kalau sudah dipotong
Potongan lengkuas memiliki permukaan bagian dalam yang terbuka. Bagian inilah yang perlu mendapat perhatian lebih karena lebih banyak terpapar udara dan kelembapan lingkungan.
Karena permukaannya sudah terbuka, lengkuas yang sudah dipotong sebaiknya disimpan dalam wadah bersih dan tertutup serta digunakan lebih cepat daripada lengkuas yang masih utuh.
Kalau sudah dikupas
Lengkuas yang sudah dikupas memiliki permukaan terbuka lebih luas. Simpan dalam wadah bersih dan tertutup, lalu prioritaskan penggunaannya daripada stok lengkuas yang masih memiliki kulit.
Kalau sudah berlendir atau berjamur
Jangan mencoba memperpanjang masa simpannya dengan memasukkan kembali ke kulkas atau freezer. Lengkuas yang sudah menunjukkan tanda kerusakan sebaiknya dipisahkan dari bahan yang masih baik.
Cara menyimpan lengkuas sisa masak supaya tidak cepat kering
Salah satu cara praktis untuk sisa lengkuas yang masih utuh adalah mengurangi kelembapan berlebih di permukaan sekaligus membatasi paparan lingkungan kulkas.
Alat dan bahan
- Sisa lengkuas yang masih dalam kondisi baik
- Tisu dapur
- Wadah makanan bersih dengan penutup atau kantong penyimpanan yang sesuai
- Kulkas
Langkah-langkah
1. Periksa kondisi lengkuas.
Pastikan tidak ada bagian berlendir, berjamur, atau berbau tidak normal.
2. Jangan menyimpan lengkuas dalam kondisi sangat basah.
Jika baru dicuci, keringkan permukaannya terlebih dahulu dengan tisu dapur atau biarkan sampai permukaannya tidak lagi basah.
3. Bungkus lengkuas secara longgar dengan tisu dapur.
Tidak perlu melilitkannya terlalu banyak atau menekan bahan sampai rapat. Tisu di sini bukan pengawet, tetapi membantu menangani kelembapan permukaan yang berlebih.
4. Masukkan ke wadah atau kantong penyimpanan yang bersih.
Tujuannya agar lengkuas tidak dibiarkan terbuka begitu saja di dalam kulkas dan tidak bersentuhan langsung dengan bahan lain.
5. Simpan di kulkas.
Letakkan di bagian kulkas yang sesuai untuk penyimpanan bahan segar dan hindari tempat yang mudah terkena tumpahan makanan.
6. Periksa kembali sebelum digunakan.
Jangan hanya mengandalkan lama penyimpanan. Lihat tekstur, permukaan, aroma, dan ada tidaknya tanda kerusakan sebelum lengkuas digunakan untuk memasak.
Prinsip ini sejalan dengan panduan USDA Food Safety and Inspection Service (FSIS), badan pemerintah Amerika Serikat yang menangani aspek keamanan produk pangan tertentu dan menyediakan panduan penyimpanan melalui FoodKeeper. FSIS menekankan bahwa waktu penyimpanan merupakan pedoman, bukan aturan mutlak, karena kondisi bahan dan penyimpanan dapat membuat kualitas makanan berubah lebih cepat atau lebih lambat.
Kalau lengkuas sudah dipotong, jangan disimpan dengan cara yang sama
Lengkuas yang sudah dipotong sebaiknya mendapat perlakuan sedikit berbeda. Bagian dalam yang terbuka membuat permukaan bahan lebih mudah mengalami perubahan dibandingkan lengkuas yang masih utuh.
Masukkan potongan ke wadah makanan yang bersih dan tertutup. Sebelum itu, pastikan permukaannya tidak dalam keadaan sangat basah. Tidak perlu merendam lengkuas dalam air hanya agar terlihat segar, karena air yang terperangkap justru dapat membuat kondisi penyimpanan menjadi terlalu lembap.
Kalau lengkuas hanya tersisa beberapa iris untuk masakan berikutnya, lebih baik gunakan dalam waktu yang tidak terlalu lama daripada menyimpannya tanpa pemeriksaan berulang.
Tabel pilihan penyimpanan lengkuas
Kapan lebih baik menyimpan lengkuas di freezer?
Freezer bisa dipilih ketika lengkuas memang belum akan digunakan dalam waktu dekat. Cara ini lebih praktis daripada membiarkan satu rimpang terus berada di kulkas sampai kualitasnya menurun.
Potong lengkuas menjadi beberapa bagian sesuai kebutuhan memasak, kemudian masukkan ke wadah atau kantong yang memang sesuai untuk freezer. Buat dalam porsi kecil agar tidak perlu mencairkan seluruh stok setiap kali ingin memasak.
Perlu diketahui, pembekuan dapat mengubah tekstur bahan setelah dicairkan. Namun, untuk lengkuas yang digunakan terutama sebagai bumbu aromatik dalam masakan, perubahan tekstur tersebut tidak selalu menjadi masalah karena lengkuas biasanya tidak dimakan sebagai bahan utama.
USDA FSIS juga menjelaskan bahwa penyimpanan beku pada suhu 0°F atau sekitar -18°C secara terus-menerus dapat menjaga keamanan makanan dalam jangka sangat panjang, sedangkan batas waktu freezer pada banyak bahan lebih berkaitan dengan kualitas, seperti rasa dan tekstur. Prinsip tersebut tidak berarti semua lengkuas harus dibekukan tanpa batas, tetapi membantu menjelaskan mengapa freezer dapat dipilih untuk penyimpanan yang lebih lama.
Jangan lakukan ini saat menyimpan lengkuas
1. Menyimpan dalam keadaan sangat basah
Permukaan yang masih penuh air sebaiknya dikeringkan lebih dulu agar kelembapan tidak berlebihan di tempat penyimpanan.
2. Membungkus sangat rapat saat lengkuas masih basah
Lingkungan lembap yang terperangkap bukan kondisi yang ingin dibuat saat menyimpan rimpang segar.
3. Membiarkan lengkuas terbuka begitu saja di kulkas
Kulkas memang dingin, tetapi udara di dalamnya tidak otomatis membuat semua bahan tetap segar. Lengkuas yang terbuka masih dapat mengalami kehilangan air dan perubahan tekstur.
4. Mencampur bagian yang sudah rusak dengan yang masih baik
Jika ada satu bagian yang berlendir atau berjamur, pisahkan dari stok lain dan jangan sekadar memindahkan semuanya ke wadah baru.
5. Mencuci seluruh stok jauh sebelum digunakan
Kalau lengkuas belum akan dipakai, tidak perlu membuat seluruh stok basah tanpa kebutuhan. Cuci bagian yang memang akan digunakan dan pastikan bahan yang hendak disimpan tidak dalam kondisi sangat basah.
Lengkuas sudah kering, masih bisa digunakan atau harus dibuang?
Lengkuas yang permukaannya mulai kering atau sedikit keriput belum tentu langsung harus dibuang. Bedakan antara kehilangan air dengan tanda kerusakan.
Jika hanya sedikit keriput tetapi masih terasa padat, tidak berlendir, tidak berjamur, dan tidak mengeluarkan bau yang aneh, kondisi tersebut berbeda dengan lengkuas yang sudah membusuk. Bagian luar yang terlalu kering dapat dikupas jika diperlukan, kemudian bagian dalam diperiksa sebelum digunakan.
Sebaliknya, jangan memaksakan lengkuas yang sudah berlendir, berjamur, berbau busuk atau tidak normal, atau teksturnya sangat lunak dan menunjukkan pembusukan.
Jadi, kering tidak otomatis berarti busuk, tetapi perubahan pada tekstur, aroma, dan munculnya tanda kerusakan tetap harus menjadi pertimbangan.
Bagan alur: lengkuas sisa masak sebaiknya diapakan?
& TERTUTUP
DALAM WAKTU DEKAT?
DI KULKAS
BERJAMUR / BAU?
Kuncinya bukan membuat lengkuas bertahan selamanya, melainkan mengurangi kondisi yang mempercepat penurunan kualitas dan memilih tempat penyimpanan berdasarkan kondisi bahan serta rencana pemakaian.
Cara mengambil lengkuas dari penyimpanan agar tidak cepat rusak
Jangan terlalu sering mengeluarkan seluruh stok hanya untuk mengambil satu potong. Ambil bagian yang diperlukan menggunakan tangan atau alat yang bersih, kemudian segera kembalikan sisanya ke tempat penyimpanan.
Kalau menggunakan stok beku, buat porsinya sejak awal agar setiap kali memasak cukup mengambil satu bagian. Cara ini juga membantu mengurangi siklus keluar-masuk freezer yang tidak perlu.
Sebelum dimasukkan ke masakan, tetap periksa kondisi lengkuas. Penyimpanan yang benar bukan alasan untuk mengabaikan perubahan pada bahan.
Jadi, bagaimana cara paling praktis menyimpan lengkuas sisa masak?
Untuk lengkuas yang masih utuh dan kondisinya baik, keringkan permukaannya jika basah, bungkus longgar dengan tisu dapur, lalu masukkan ke wadah atau kantong penyimpanan yang sesuai sebelum disimpan di kulkas. Jika sudah dipotong atau dikupas, gunakan wadah bersih dan tertutup serta prioritaskan pemakaiannya.
Kalau belum akan digunakan dalam waktu dekat, potong sesuai kebutuhan dan simpan dalam porsi kecil di freezer. Sementara itu, lengkuas yang hanya sedikit kering atau keriput belum tentu harus dibuang, tetapi lengkuas yang sudah berlendir, berjamur, berbau tidak normal, atau membusuk sebaiknya tidak dipaksakan.
FAQ
1. Apakah lengkuas bisa disimpan di kulkas?
Bisa. Lengkuas segar dapat disimpan dalam kulkas dengan kondisi permukaan tidak terlalu basah dan terlindung dari paparan langsung lingkungan kulkas. Penelitian khusus pada lengkuas juga menunjukkan suhu penyimpanan berpengaruh terhadap perubahan mutunya.
2. Bagaimana cara menyimpan lengkuas yang sudah dipotong?
Masukkan ke wadah bersih dan tertutup setelah memastikan permukaannya tidak sangat basah. Karena bagian dalamnya sudah terbuka, lengkuas yang dipotong sebaiknya digunakan lebih cepat.
3. Apakah lengkuas yang sudah kering masih bisa digunakan?
Jika hanya sedikit kering atau keriput tetapi masih padat, tidak berlendir, tidak berjamur, dan tidak berbau tidak normal, kondisinya belum tentu berarti busuk. Periksa bagian dalam sebelum digunakan.
4. Lebih baik menyimpan lengkuas di kulkas atau freezer?
Untuk pemakaian yang relatif dekat, kulkas lebih praktis. Jika belum akan digunakan dalam waktu dekat, freezer dapat dipilih dengan membaginya menjadi beberapa porsi. Tekstur dapat berubah setelah dibekukan dan dicairkan.
5. Kenapa lengkuas cepat berlendir setelah disimpan?
Salah satu hal yang perlu diperiksa adalah kelembapan. Lengkuas yang disimpan dalam keadaan sangat basah atau dalam wadah yang memerangkap banyak air dapat mengalami kondisi penyimpanan yang kurang baik. Karena itu, keringkan permukaan sebelum disimpan dan periksa kondisinya secara berkala.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Botol plastik bekas bisa jadi wadah bumbu? jangan asal pakai bagian ini
- Potong leher botol plastik bekas beserta tutupnya: Trik bikin bungkusan bumbu dapur auto kedap udara
- Bungkus silica gel bekas sepatu baru buat wadah bumbu: Trik bikin garam dan kaldu tak cepat menggumpal
- Bawang merah cepat lembek dan busuk meski disimpan di tempat kering, cek 5 kesalahan ini
- Merica bubuk menggumpal meski belum kedaluwarsa, masih bisa digunakan? Cek dulu kondisinya
- Bubuk bumbu sering menggumpal? Cek posisi penyimpanan dan kebiasaan dapur ini
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
5 Resep tumisan dari bahan seadanya di kulkas, sederhana tapi rasanya tetap nampol di lidah
10 / 09 / 2026 19:00 WIB