Kulkas penuh padahal isinya sedikit? cek 5 barang yang sering salah posisi
Diperbarui 10 Sep 2026, 15:53 WIB
Diterbitkan 10 Sep 2026, 09:00 WIB
- 1. Botol tinggi yang memenuhi rak utama
- 2. Wadah besar yang isinya cuma sedikit
- 3. Kardus kemasan yang dibiarkan memenuhi rak
- 4. Buah dan sayuran menumpuk di rak utama
- 5. Barang yang sebenarnya tidak perlu masuk kulkas
- Cek Posisi Barang dengan Cara Ini
- Bagan Alur Mengecek Isi Kulkas
- Jangan Langsung Menjejalkan Barang Setelah Dirapikan
- FAQ
Brilio.net - Kulkas sering terlihat penuh bukan karena terlalu banyak makanan. Kadang ruang penyimpanan cepat habis karena barang diletakkan di area yang kurang sesuai, sementara masih ada bagian lain yang sebenarnya belum dimanfaatkan dengan baik. Kondisi ini membuat isi kulkas mudah bertumpuk dan makanan yang berada di bagian belakang pun lebih sulit terlihat.
Dalam fridge organization, cara menempatkan barang sama pentingnya dengan jumlah makanan yang disimpan. Coba cek lima jenis barang berikut karena bentuk, kemasan, atau lokasi penyimpanannya bisa membuat ruang kulkas terasa lebih sempit.
1. Botol tinggi yang memenuhi rak utama
Botol minuman, saus, susu, atau bumbu cair berukuran tinggi sering kali langsung dimasukkan ke rak utama. Jika diletakkan rebah, satu botol bisa mengambil bidang yang cukup lebar sehingga ruang di sekitarnya sulit dimanfaatkan.
Coba cek rak pintu kulkas jika tersedia dan memang dirancang untuk menampung botol atau wadah sejenis. Botol dapat dikelompokkan berdasarkan ukuran sehingga lebih mudah diambil tanpa harus memindahkan banyak barang.
Namun, jangan memaksakan semua botol masuk ke pintu kulkas. Perhatikan bobot, ukuran, kestabilan, dan petunjuk penyimpanan pada kemasan sebelum memindahkannya.
Intinya, bukan sekadar memindahkan botol ke pintu, tetapi mencari area yang paling sesuai dengan bentuk dan beratnya.
2. Wadah besar yang isinya cuma sedikit
Sisa lauk sebenarnya tidak banyak, tetapi dimasukkan ke wadah berukuran besar. Akibatnya, ruang kosong di dalam wadah ikut tersimpan di kulkas dan membuat rak cepat penuh.
Misalnya, sisa tumisan hanya sedikit tetapi menggunakan wadah yang ukurannya hampir memenuhi satu sisi rak. Jika makanan tersebut memang perlu dipindahkan ke wadah lain, gunakan ukuran yang lebih mendekati jumlah makanan sehingga ruang dapat digunakan secara lebih efisien.
Meski begitu, ukuran wadah jangan hanya dipilih berdasarkan alasan hemat tempat. Pastikan wadah memang layak digunakan untuk makanan dan dapat ditutup dengan baik.
Kuncinya bukan memenuhi kulkas dengan wadah kecil sebanyak mungkin, melainkan menyesuaikan ukuran wadah dengan jumlah makanan yang disimpan.
3. Kardus kemasan yang dibiarkan memenuhi rak
Ada bahan makanan atau produk tertentu yang memiliki kemasan luar cukup besar. Ketika kardus tersebut langsung dimasukkan ke kulkas bersama isinya, ruang yang terpakai menjadi lebih besar dibandingkan barang di dalamnya.
Sebelum menyimpan produk, cek apakah kemasan luarnya memang perlu ikut masuk ke kulkas. Jika tidak diperlukan, kemasan dapat dievaluasi untuk dilepas agar ruang penyimpanan lebih mudah dimanfaatkan.
Tetapi jangan asal membuang kardus atau kemasan. Pastikan informasi penting seperti nama produk, tanggal kedaluwarsa, petunjuk penyimpanan, atau informasi lain yang dibutuhkan tetap tersedia.
Kalau informasi tersebut hanya terdapat pada kemasan luar, lebih baik jangan melepasnya begitu saja. Hemat tempat tetap perlu dibarengi dengan kemudahan mengecek informasi produk.
4. Buah dan sayuran menumpuk di rak utama
Buah dan sayuran yang seharusnya bisa dikelompokkan di laci khusus justru sering memenuhi rak utama. Padahal, banyak kulkas memang menyediakan laci untuk bahan segar agar penyimpanannya lebih teratur.
Jika kulkas memiliki laci khusus buah dan sayuran, manfaatkan sesuai fungsi dan kapasitasnya. Dengan begitu, rak utama dapat digunakan untuk jenis makanan lain yang memang lebih sesuai ditempatkan di sana.
Namun, buah dan sayuran juga tidak selalu bisa dicampur begitu saja. Jenis bahan dan kebutuhan penyimpanannya tetap perlu diperhatikan. Beberapa buah juga menghasilkan gas etilen yang dapat memengaruhi bahan pangan tertentu di sekitarnya.
Jadi, prinsipnya bukan “semua buah dan sayuran masuk satu laci”, melainkan kelompokkan bahan sesuai kebutuhan penyimpanannya.
5. Barang yang sebenarnya tidak perlu masuk kulkas
Ini salah satu hal yang sering luput ketika kulkas mulai terasa sesak. Ada barang yang dimasukkan ke kulkas karena sudah menjadi kebiasaan, padahal penyimpanannya perlu mengikuti petunjuk pada kemasan.
Sebelum memasukkan suatu produk, cek terlebih dahulu apakah label memang meminta produk disimpan dalam lemari pendingin. Jika tidak ada kebutuhan penyimpanan dingin, barang tersebut tidak harus otomatis mengambil tempat di dalam kulkas.
Hal ini terutama penting untuk produk kemasan yang memiliki instruksi berbeda sebelum dan sesudah dibuka. Petunjuk pada kemasan tetap menjadi acuan karena kebutuhan penyimpanan setiap produk bisa berbeda.
Jadi, sebelum memasukkan barang ke kulkas, coba tanyakan: memang harus disimpan dingin atau hanya karena terbiasa?
Cek Posisi Barang dengan Cara Ini
Supaya fridge organization tidak berhenti pada sekadar memindahkan barang, lakukan pengecekan sederhana dari rak paling atas hingga bagian bawah. Perhatikan barang yang paling banyak mengambil bidang rak, kemudian lihat apakah ada area kulkas yang lebih sesuai.
Bagan Alur Mengecek Isi Kulkas
YA
TIDAK
posisi barang
lebih sesuai?
YA
TIDAK
sesuai fungsi
penyimpanan
barang
jenis dan kebutuhan
Jangan Langsung Menjejalkan Barang Setelah Dirapikan
Setelah beberapa barang dipindahkan, jangan buru-buru mengisi ruang kosong dengan bahan makanan lain. Beri sedikit ruang agar barang lebih mudah diambil dan susunan tidak kembali berantakan dalam waktu singkat.
Barang yang sering digunakan juga sebaiknya ditempatkan pada area yang mudah dijangkau. Sementara itu, makanan atau bahan yang jarang digunakan dapat ditempatkan di area yang tidak mengganggu akses terhadap barang sehari-hari.
Susunan kulkas juga tidak harus terlihat seperti foto katalog. Yang lebih penting, setiap barang punya tempat yang masuk akal, mudah terlihat, dan sesuai dengan kebutuhan penyimpanannya.
FAQ
1. Kenapa kulkas terasa penuh padahal isinya sedikit?
Salah satu penyebabnya bisa berupa posisi barang yang kurang efisien, misalnya botol tinggi memenuhi rak atau wadah makanan terlalu besar. Kemasan yang mengambil ruang lebih banyak daripada isinya juga dapat membuat kapasitas terasa cepat habis.
2. Apakah semua makanan harus diletakkan di rak utama kulkas?
Tidak selalu. Kulkas biasanya memiliki beberapa area dengan fungsi berbeda, seperti rak pintu atau laci khusus, tetapi penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan jenis, ukuran, berat, dan petunjuk penyimpanan makanan.
3. Bagaimana cara membuat kulkas lebih rapi tanpa membeli organizer baru?
Mulailah dengan mengevaluasi posisi barang yang sudah ada. Kelompokkan bahan sesuai jenis dan kebutuhan penyimpanan, lalu pindahkan barang yang berada di area kurang sesuai ke tempat yang lebih efisien.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Daun pisang sering robek saat dipakai bungkus pepes? Ternyata bukan cuma karena kurang dilayukan
- Rak dapur cepat berantakan meski sudah ditata? Mungkin posisi barangnya yang perlu diubah
- Kotak telur bekas bisa dipakai untuk menata barang kecil di dapur, ini yang cocok disimpan
- Potong bagian bawah botol plastik bekas, bisa jadi wadah sendok di dekat kompor
- Kenapa sendok stainless bisa terlihat kusam setelah sering dicuci? ini penyebabnya
- Wadah kaca vs plastik, mana yang lebih cocok untuk menyimpan makanan berkuah?
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas