Bersihkan babat sapi lebih mudah pakai kapur sirih, kotoran dan bau amis langsung hilang

Bersihkan babat sapi lebih mudah pakai kapur sirih, kotoran dan bau amis langsung hilang
cara membersihkan babat | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Babat sapi memang jadi salah satu bahan makanan favorit banyak orang karena rasanya gurih dan cocok diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Mulai dari soto, gulai, hingga tumisan pedas, babat selalu punya cita rasa khas yang bikin makan makin nikmat. Namun sebelum dimasak, babat perlu dibersihkan dengan benar agar tidak bau amis dan tetap higienis.

Banyak orang merasa membersihkan babat cukup merepotkan karena teksturnya berlipat dan sering masih menyimpan kotoran. Selain itu, aroma amis yang menempel juga kadang sulit hilang meski sudah dicuci berkali-kali menggunakan air biasa. Jika tidak dibersihkan maksimal, hasil masakan bisa kurang sedap dan aroma amis masih terasa.

Dikutip BrilioFood dari akun YouTube @junshadfood, ada trik sederhana yang bisa kamu coba untuk membersihkan babat sapi dengan lebih mudah, yaitu menggunakan kapur sirih. Cukup lumuri permukaan babat dengan kapur sirih lalu diamkan beberapa menit sebelum dibilas. Cara ini membantu mengangkat kotoran membandel sekaligus mengurangi bau amis sehingga babat jadi lebih bersih dan siap diolah.

Langkah-Langkah Membersihkan Babat Sapi

1. Cuci babat sapi menggunakan air mengalir untuk menghilangkan kotoran kasar yang menempel di permukaannya.

2. Taburkan garam secukupnya lalu remas-remas seluruh bagian babat agar lendir dan bau amis mulai berkurang.

Bersihkan babat sapi lebih mudah pakai kapur sirih, kotoran dan bau amis langsung hilang

foto: YouTube/@junshadfood

3. Bilas kembali babat menggunakan air bersih hingga sisa garam dan kotoran terangkat.

4. Peras jeruk nipis sebanyak 1 hingga 2 butir ke seluruh permukaan babat lalu remas perlahan agar aroma amis semakin berkurang.

Bersihkan babat sapi lebih mudah pakai kapur sirih, kotoran dan bau amis langsung hilang

foto: YouTube/@junshadfood

5. Bilas kembali menggunakan air mengalir sampai bersih.

6. Oleskan kapur sirih secukupnya sambil diremas perlahan ke seluruh bagian babat, terutama pada bagian lipatan.

Bersihkan babat sapi lebih mudah pakai kapur sirih, kotoran dan bau amis langsung hilang

foto: YouTube/@junshadfood

7. Diamkan sekitar 10 menit agar kotoran lebih mudah terangkat dan warna babat lebih bersih.

8. Kerok permukaan babat menggunakan pisau secara perlahan hingga bagian hitam-hitamnya hilang dan warna babat menjadi lebih putih.

Bersihkan babat sapi lebih mudah pakai kapur sirih, kotoran dan bau amis langsung hilang

foto: YouTube/@junshadfood

9. Bilas terakhir menggunakan air bersih sampai tidak ada sisa kapur sirih yang tertinggal, lalu babat siap direbus atau diolah sesuai selera.

Tips Membersihkan Babat Sapi

- Gunakan kapur sirih secukupnya agar babat tidak terlalu licin saat dibersihkan.
- Cuci babat menggunakan air mengalir supaya kotoran lebih mudah terangkat.
- Fokus membersihkan bagian lipatan babat karena biasanya masih menyimpan sisa kotoran.
- Pastikan membilas babat hingga benar-benar bersih supaya tidak ada sisa kapur sirih yang tertinggal.

FAQ

1. Apakah kapur sirih aman digunakan untuk membersihkan babat?

Aman, asalkan digunakan secukupnya dan babat dibilas hingga bersih sebelum dimasak.

2. Berapa lama babat perlu didiamkan dengan kapur sirih?

Sekitar 10 hingga 15 menit sudah cukup untuk membantu mengangkat kotoran dan mengurangi bau amis.

3. Kenapa babat masih bau amis setelah dicuci?

Biasanya karena bagian lipatan belum dibersihkan maksimal atau proses pembilasan masih kurang bersih.

4. Apakah babat harus direbus sebelum dimasak?

Disarankan direbus terlebih dahulu agar teksturnya lebih bersih dan aroma amis semakin berkurang.

5. Bisa pakai bahan lain selain kapur sirih?

Bisa, beberapa orang juga menggunakan jeruk nipis, cuka, atau garam untuk membantu mengurangi bau amis pada babat.

Penulis: Anggita Cahya Rosdiana

Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang yang memiliki pengalaman dalam penulisan artikel ilmiah yang telah dipublikasikan, serta aktif menulis artikel blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta memiliki ketertarikan pada bidang komunikasi digital.

 

(brl/tin)
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas