5 Kesalahan menaruh pisau dapur yang bikin cepat tumpul, bukan cuma karena sering dipakai

5 Kesalahan menaruh pisau dapur yang bikin cepat tumpul, bukan cuma karena sering dipakai
pisau cepat tumpul | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Pisau dapur yang awalnya tajam bisa terasa kurang nyaman digunakan setelah beberapa waktu. Kondisi ini memang dapat dipengaruhi oleh seberapa sering pisau dipakai dan bahan yang dipotong, tetapi kebiasaan setelah memasak juga patut diperhatikan.

Cara menyimpan pisau yang kurang tepat bisa membuat mata pisau lebih sering terbentur, bergesekan, atau terkena kelembapan. Karena itu, bukan cuma cara memotong yang perlu diperhatikan, melainkan juga bagaimana pisau dibersihkan dan ditaruh kembali setelah digunakan.

1. Menumpuk pisau begitu saja di dalam laci

Menyimpan semua peralatan dapur dalam satu laci memang praktis, terutama jika ruang dapur terbatas. Masalahnya muncul ketika pisau diletakkan bercampur dengan sendok, garpu, gunting, atau peralatan logam lainnya.

Saat laci dibuka dan ditutup, peralatan di dalamnya bisa bergeser. Kondisi tersebut membuat mata pisau berulang kali bersentuhan dengan benda lain. Kontak seperti ini tidak ideal jika ingin menjaga bagian tajam pisau tetap dalam kondisi baik.

Solusinya tidak harus membeli tempat pisau berukuran besar. Jika pisau tetap disimpan di laci, gunakan sarung pelindung atau blade guard. Pisahkan juga pisau dari peralatan logam lain agar mata pisau tidak mudah terbentur.

2. Menaruh pisau tanpa pelindung

Pisau yang disimpan tanpa pelindung lebih mudah bersentuhan dengan benda di sekitarnya, terutama jika tempat penyimpanannya tidak memiliki sekat.

Hal ini sering terjadi ketika pisau dimasukkan begitu saja ke wadah dapur atau diletakkan di antara berbagai peralatan. Saat pisau diambil atau dikembalikan, bagian tajamnya bisa bergesekan dengan permukaan atau alat lain.

Gunakan tempat yang memang dirancang untuk menyimpan pisau, seperti blok pisau dengan slot yang sesuai. Untuk penyimpanan di laci, sarung pelindung mata pisau bisa menjadi pilihan yang lebih sederhana.

Yang perlu diperhatikan bukan sekadar posisi pisau, tetapi apakah bagian tajamnya terlindungi dari benturan dan gesekan yang tidak perlu.

3. Menyimpan pisau saat masih basah

Setelah mencuci pisau, jangan langsung memasukkannya ke tempat penyimpanan dalam keadaan masih basah. Sisa air yang tertinggal bisa membuat permukaan pisau dan tempat penyimpanan tetap lembap.

Risikonya bergantung pada material pisau dan kondisi penyimpanannya. Pisau berbahan logam yang tidak sepenuhnya tahan korosi, misalnya, tetap perlu dikeringkan dengan baik setelah dicuci.

Caranya sederhana. Setelah dibilas, keringkan seluruh permukaan pisau menggunakan kain bersih, termasuk bagian dekat sambungan antara bilah dan gagang. Setelah tidak ada air yang tersisa, barulah pisau disimpan.

Jangan hanya mengandalkan pisau untuk kering sendiri di dalam laci tertutup karena sirkulasi udaranya terbatas.

4. Memasukkan terlalu banyak pisau ke satu tempat

Tempat penyimpanan pisau yang terlalu penuh juga bisa menjadi masalah. Pisau yang berhimpitan akan lebih sering bergesekan ketika salah satunya diambil atau dimasukkan kembali.

Kondisi ini juga membuat pisau lebih sulit diambil dengan posisi yang terkontrol. Jika harus menarik satu pisau dari tumpukan, bagian tajamnya berpotensi menyentuh pisau lain atau sisi tempat penyimpanan.

Sebaiknya sesuaikan jumlah pisau dengan kapasitas tempat penyimpanan. Jangan memaksakan beberapa pisau masuk ke satu slot jika tempat tersebut memang hanya dibuat untuk satu bilah.

Untuk penyimpanan di laci, beri ruang yang cukup atau gunakan sekat sehingga masing-masing pisau tidak saling bertumpuk.

5. Membiarkan pisau bersentuhan dengan permukaan keras

Setelah selesai memotong, ada kebiasaan membiarkan pisau begitu saja di atas meja dapur atau talenan. Pisau juga kadang masuk ke bak cuci bersama peralatan lain sebelum akhirnya dicuci.

Masalahnya bukan karena satu kali menyentuh permukaan tertentu langsung membuat pisau tumpul. Yang perlu dihindari adalah benturan atau gesekan berulang pada bagian mata pisau, apalagi jika pisau kemudian tertindih atau terkena peralatan lain.

Setelah digunakan, lebih baik segera bersihkan pisau, keringkan, lalu simpan pada tempat yang sesuai. Kebiasaan ini juga membuat pisau tidak tercecer di area kerja dan lebih aman saat dapur kembali digunakan.

5 Kebiasaan menyimpan pisau yang perlu diperbaiki

Kebiasaan Risiko yang perlu diperhatikan Perbaikannya
Pisau ditumpuk di laci Mata pisau dapat sering bersentuhan dengan peralatan lain Gunakan blade guard atau sekat
Pisau disimpan tanpa pelindung Bagian tajam lebih mudah terbentur atau bergesekan Gunakan tempat khusus atau pelindung bilah
Pisau masih basah Kelembapan tertinggal pada pisau dan tempat penyimpanan Keringkan seluruh bagian sebelum disimpan
Tempat terlalu penuh Pisau dapat saling bergesekan saat diambil Sesuaikan jumlah pisau dengan kapasitas tempat
Pisau dibiarkan di permukaan keras Berisiko terbentur, tergeser, atau tertindih benda lain Bersihkan, keringkan, lalu simpan

 

Setelah memakai pisau, begini urutan menyimpannya

PISAU SELESAI DIGUNAKAN
CUCI PISAU
KERINGKAN
CEK TEMPAT SIMPAN
Apakah pisau akan bersentuhan
dengan alat lain?
YA
Pisahkan atau
beri pelindung
TIDAK
SIMPAN PADA
TEMPAT KHUSUS
MATA PISAU
LEBIH TERLINDUNGI

 

Menyimpan pisau dengan benar bukan berarti harus memiliki dapur besar atau tempat penyimpanan khusus yang mahal. Hal paling penting adalah memastikan pisau dalam keadaan bersih dan kering, kemudian ditempatkan sehingga mata pisaunya tidak terus-menerus bersentuhan dengan benda lain.

Kalau pisau mulai terasa kurang tajam, kebiasaan penyimpanan bisa ikut diperiksa selain cara penggunaan dan kondisi mata pisaunya. Dengan begitu, pisau tidak langsung dianggap rusak hanya karena performanya sudah berbeda dari saat pertama dibeli.

FAQ

Apakah menyimpan pisau di laci bisa membuat cepat tumpul?

Bisa menjadi salah satu faktor jika pisau ditumpuk bersama peralatan lain sehingga mata pisau sering terbentur atau bergesekan.

Apakah pisau harus dikeringkan sebelum disimpan?

Sebaiknya iya. Mengeringkan pisau setelah dicuci membantu mengurangi kelembapan yang tertinggal pada permukaan pisau dan tempat penyimpanan.

Apakah semua pisau harus disimpan di blok pisau?

Tidak. Pisau bisa disimpan menggunakan beberapa jenis tempat, termasuk blok pisau atau sarung pelindung bilah, selama mata pisau terlindungi dan tidak mudah bergesekan dengan benda lain.

Kenapa pisau sebaiknya tidak ditumpuk dengan sendok dan garpu?

Karena peralatan di dalam laci dapat bergeser saat laci dibuka dan ditutup. Akibatnya, mata pisau dapat lebih sering bersentuhan dengan benda logam lain.

Apakah pisau yang terasa tumpul selalu harus diasah?

Belum tentu. Kondisi mata pisau, frekuensi pemakaian, bahan yang sering dipotong, teknik penggunaan, dan cara penyimpanan dapat ikut memengaruhi kondisi pisau.

 

(brl/tin)

Video

Selengkapnya
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas