Punya kaus kaki bau meski sudah dicuci? Rendam pakai 1 bahan dapur, lalu keringkan dengan cara tepat
Diperbarui 18 Agt 2026, 20:49 WIB
Diterbitkan 18 Agt 2026, 15:00 WIB
Brilio.net - Kaus kaki yang sudah dicuci tetapi masih berbau biasanya bukan berarti kotoran kasatmata masih menempel. Keringat, kelembapan, dan sisa mikroorganisme pada serat kain bisa membuat aroma tidak sedap tetap terasa setelah proses pencucian selesai.
Salah satu cara yang bisa dicoba adalah merendam kaus kaki yang sudah dicuci dalam larutan cuka yang diencerkan dengan air. Cuka dapat membantu mengurangi aroma tidak sedap, tetapi penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan bahan kaus kaki dan tidak boleh dicampur langsung dengan pemutih berbahan klorin.
Selain larutan rendaman, tahap setelah mencuci juga berpengaruh. Kaus kaki yang masih menyimpan kelembapan kemudian disimpan di tempat minim sirkulasi udara lebih mudah kembali berbau. Karena itu, pembilasan dan pengeringan sampai benar-benar kering menjadi bagian penting dari perawatannya.
Kenapa kaus kaki masih bau meski sudah dicuci?
Bagian dalam kaus kaki bersentuhan langsung dengan kaki sehingga lebih banyak terkena keringat dan minyak kulit. Ketika kondisi tersebut bercampur dengan kelembapan dan tidak segera dikeringkan, aroma tidak sedap dapat lebih mudah muncul.
Bau juga tidak selalu hilang hanya karena kaus kaki sudah terlihat bersih. Sisa senyawa penyebab bau dapat tertinggal pada serat kain, terutama jika kaus kaki dicuci kurang tuntas atau terlalu lama berada dalam kondisi lembap.
Jenis bahan turut berpengaruh. Kaus kaki dengan serat yang lebih mudah menahan kelembapan dapat membutuhkan perhatian lebih pada proses pembilasan dan pengeringannya.
Cara mengatasi kaus kaki bau dengan cuka
1. Rendam kaus kaki yang sudah dicuci dalam larutan cuka
cara menghilangkan bau kaus kaki
foto: Instagram/@mellamaryana
Cuci kaus kaki menggunakan deterjen seperti biasa terlebih dahulu. Setelah itu, buat larutan cuka dan air, lalu gunakan untuk merendam kaus kaki selama beberapa menit.
Cuka dapat membantu mengurangi aroma tidak sedap pada kain. Jangan menuangkan cuka langsung dalam jumlah banyak ke pakaian. Gunakan larutan yang sudah diencerkan dan hindari mencampurnya dengan pemutih berbahan klorin karena kombinasi tersebut dapat menghasilkan gas berbahaya.
Jika kaus kaki memiliki petunjuk perawatan khusus, cek label terlebih dahulu sebelum melakukan perendaman.
2. Bilas sampai tidak ada sisa larutan
cara menghilangkan bau kaus kaki
foto: Instagram/@mellamaryana
Setelah selesai direndam, bilas kaus kaki menggunakan air bersih sampai tidak ada sisa larutan yang terasa atau berbau kuat.
Tahap ini penting karena tujuan perawatan bukan mengganti bau tidak sedap dengan aroma cuka. Pembilasan yang cukup juga membantu mengurangi sisa bahan pencuci dan larutan rendaman yang masih tertinggal di serat kain.
3. Keringkan sampai bagian dalam benar-benar kering
cara menghilangkan bau kaus kaki
foto: Instagram/@mellamaryana
Setelah dibilas, peras atau tiriskan sesuai jenis bahannya, lalu jemur di area dengan sirkulasi udara baik. Pastikan bagian dalam kaus kaki ikut kering karena area tersebut paling sering bersentuhan dengan kaki.
Jangan langsung melipat dan menyimpan kaus kaki ketika bagian luarnya sudah terasa kering tetapi bagian dalam masih lembap. Kondisi lembap yang terperangkap dapat membuat aroma tidak sedap muncul kembali.
Hal yang perlu diperhatikan saat memakai cuka untuk cucian
| Yang perlu diperhatikan | Alasannya |
|---|---|
| Encerkan cuka dengan air | Mengurangi risiko bahan terlalu pekat mengenai serat kain |
| Jangan campur dengan pemutih klorin | Kombinasi cuka dan pemutih klorin dapat menghasilkan gas yang berbahaya |
Cuka juga bukan pengganti deterjen. Jika kaus kaki sangat kotor atau berbau kuat, tetap lakukan pencucian dengan deterjen terlebih dahulu, kemudian gunakan larutan cuka sebagai langkah tambahan bila bahan kaus kaki memungkinkan.
Cara mencegah kaus kaki cepat bau lagi
Selain memperbaiki cara mencuci, kebiasaan setelah memakai kaus kaki juga perlu diperhatikan. Jangan membiarkan kaus kaki bekas pakai menumpuk dalam keadaan basah atau lembap, terutama di dalam keranjang pakaian tertutup.
Kaus kaki sebaiknya segera dicuci setelah digunakan, terutama setelah aktivitas yang membuat kaki banyak berkeringat. Saat mencuci, bagian dalam dapat dibalik ke luar agar area yang bersentuhan dengan kaki lebih mudah terkena air dan deterjen.
Setelah dicuci, pastikan kaus kaki benar-benar kering sebelum dilipat. Tempat penyimpanan juga sebaiknya tidak lembap dan memiliki sirkulasi udara yang cukup.
FAQ seputar kaus kaki yang bau
1. Apakah cuka bisa digunakan untuk semua jenis kaus kaki?
Belum tentu. Kaus kaki dengan bahan atau lapisan khusus sebaiknya mengikuti petunjuk perawatan pada label. Jika ragu, coba terlebih dahulu pada bagian kecil yang tidak terlalu terlihat.
2. Apakah kaus kaki bau harus direndam semalaman?
Tidak perlu. Perendaman terlalu lama tidak otomatis membuat hasilnya lebih baik. Gunakan waktu rendam secukupnya dan lanjutkan dengan pembilasan hingga bersih.
3. Kenapa kaus kaki bisa bau lagi setelah beberapa jam dipakai?
Keringat, minyak kulit, kelembapan, dan kondisi sepatu dapat kembali memicu aroma tidak sedap. Jika bau muncul sangat cepat, kebersihan dan kondisi sepatu juga perlu diperhatikan, bukan hanya kaus kakinya.
4. Apakah sepatu bisa menjadi penyebab kaus kaki tetap bau?
Bisa. Sepatu yang lembap dan kurang mendapat sirkulasi udara dapat menyimpan aroma dan mikroorganisme, sehingga bau dapat berpindah kembali ke kaus kaki yang sudah bersih.
5. Kapan kaus kaki sebaiknya diganti?
Pertimbangkan mengganti kaus kaki jika kain sudah menipis, elastisitasnya hilang, berlubang, atau tetap sulit dibersihkan dan berbau meski sudah dirawat dengan benar. Kondisi tersebut menunjukkan kaus kaki mungkin sudah tidak nyaman atau tidak lagi berfungsi dengan baik.
(brl/lea)RECOMMENDED ARTICLES
- Noda keringat di kerah baju bisa hilang tanpa pemutih, rahasianya cuma pakai 1 bahan dapur ini
- Ternyata baking soda bisa basmi noda deodoran di ketiak baju, begini cara ampuh menggunakannya
- Cara cuci handuk ini bikin bersih dan bebas bau apek meski tanpa pewangi, cukup pakai 3 bahan dapur
- Baju favorit mulai pudar karena sering dipakai? Cuci dengan cara ini biar warnanya selalu cerah
- Jangan direndam pemutih, ini cara hilangkan kerak bekas keringat di kerah baju putih pakai jeruk nipis
- Handuk sudah dicuci tapi masih bau apek? Coba trik ini biar wangi lagi dan lebih kinclong
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
Mengolah ayam goreng sisa semalam untuk sarapan? ini resep ayam kecap suwir yang nikmat dan bergizi
18 / 08 / 2026 19:00 WIB -
Cara membuat banana bread yang viral pakai rice cooker, ini triknya biar lembut dan nggak seret
14 / 08 / 2026 18:00 WIB